Medan I rakyatmedan – Kementerian riset dan teknologi pendidikan tinggi (Kemenristekdikti) serahkan Surat Keputusan (SK) pembukaan dua program studi (prodi) baru pada program strata satu (S1) Universitas Dharmawangsa (Undhar).

Penyerahan SK Kemenristekdikti tersebut diberikan melalui Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah ISumut Prof Dian Armanto kepada Sekretaris Yayasan Dra Hj Farida Hanum Nasution MAP.

“Kami berterimakasih atas kepercayaan pemerintah yang memberikan kedua SK pada prodi itu yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Prodi Teknologi Informasi,” kata Rektor Dr H Kusbianto SH MHum didampingi Warek I H Jhon Simon S.Sos M.Si di kampus tersebut Jalan Yos Sudarso Medan, Senin (04/03/2019)

Pada penyerahan salinan SK Kementeristekdikti diterima Sekretaris Yayasan Dra Hj Farida Hanum Nasution MAP disaksikan Rektor dan Warek I Undhar

Kusbianto menyebutkan dengan bertambahnya dua prodi baru itu Undhar telah memenuhi syarat sebagai universitas berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor.100 Tahun 2016, bahwa universitas harus memiliki tiga prodi bidang eksakta dan dua prodi bidang sosial.

“Kita sudah memiliki tiga prodi eksakta. Berarti ini sudah sesuai dengan Permendikti dan sesuai legalitas,” kata Kusbianto.

Sebelumnya, di Undhar ada delapan prodi di 5 fakultas program S1, dan dua prodi pada program Diploma 3.

Dengan adanya penambahan prodi baru itu, kata Kusbianto, maka program S1 di Undhar menjadi 10 prodi, terdiri dari tiga prodi eksakta meliputi Prodi Akuakultur (Budidaya Perairan), Prodi Rekayasa Perangkat Lunak, Prodi Teknologi Informasi.

Sedangkan tujuh prodi bidang sosial meliputi Prodi Hukum, Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, Komunikasi, Akuntansi, Manajemen, dan Pendidikan Agama Islam.

Sementara pada program D3 ada dua prodi yakni Prodi Akuntansi, dan Sistem Informasi.

“Bertambahnya dua prodi baru ini berarti juga menambah kepercayaan masyarakat dengan tatakelola perguruan tinggi yang sehat di Undhar,” kata Kusbianto.

Kusbianto meyakini jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2019 ini akan bertambah. Karena lebih banyak lagi pilihan bagi calon mahasiswa baru untuk mengambil bidang ilmu yang sesuai dengan kebutuhan di masyarakat pada era 4.0 ini.

Selain itu, jumlah mahasiswa baru Undhar diyakini meningkat sejalan dengan peluang kuliah pagi yang diberikan universitas ini.

Kusbianto mengungkapkan, Undhar akan memberi beasiswa kepada calon mahasiswa 15 pendaftar pertama khusus untuk dua prodi baru tersebut pada penerimaan mahasiswa baru mendatang.

“Undhar membebaskan uang kuliah 100 persen pada tahun pertama kuliah bagi 15 mahasiswa khusus untuk dua prodi itu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Kusbianto mengungkapkan, seiring dengan kompetensi dosennya yang meningkat, pada 2019 ini Undharmembuktikannya dengan meraih hibah bersaing.

Sebanyak 10 judul penelitian dosen mendapatkan hibah bersaing dengan melibatkan 23 dosen Undhar.

“Kerja keras dosen Undhar membuahkan hasil dengan berhasil meraih sekira total Rp200 juta lebih untuk 10 judul penelitian tersebut,” kata Kusbianto.

Kusbianto juga menyebutkan, saat ini Undhar juga sudah memiliki 10 dosen S3. Bahkan masih banyak lagi kandidat doktor yang saat ini sedang menempuh pendidikannya. Minimal nanti tiap tahun akan lahir tiga doktor di Undhar.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto mengharapkan agar SK yang diserahkan itu dapat dipergunakan guna meningkatkan tata kelola meningkatkan daya saing dan kualitas kampus.

Untuk itu Dian Armanto berpesan agar menjadikannya prodi yang sehat dan berkualitas dan dapat terakreditasi A dalam kurun waktu tiga tahun.

Sementara itu Warek I Undhar Jhon Simon menambahkan, dengan diperolehnya izin operasional dari Kemenristekdikti itu, Undhar akan menjalankan kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya.

“Undhar juga akan berupaya semaksimal mungkin menghasilkan lulusan yang berkualitas serta mampu mengabdikan ilmunya kepada masyarakat,” katanya.

Bahkan Undhar akan melaksanakan wisuda pada 23 Maret di MICC Ring Road yang diikiri sekira 600 wisudawan.

Untuk itu Jhon Simon mengimbau para calon wisudawan untuk melakukan pendaftaran wisuda.  ( rm-04)