Medan I rakyatmedan – Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima Jalan Ayahanda Medan bekerjasama dengan Jihandak Batalion Zipur I Dhira Dharma Kodam I Bukit Barisan menggelar simulasi Code Black atau antisipasi terhadap ancaman bom di Lobby rumah sakit tersebut.

“Simulasi code black atau kode hitam berguna terhadap adanya ancaman bom yang akan terjadi,” kata Direktur RSU Royal Prima Medan dr Suhartina Darmadi MKM Selasa (05/03/2019)

Suhartina didampingi Yusriando menjelaskan, simulasi ini dilakukan rutin setahun sekali. Sebab code black ibertujuan untuk melakukan evakuasi, dan tidak memakan korban.

Simulasi tersebut dihadiri founder RSU Royal Prima DR. dr I Nyoman Ehrich Lister, M.Kes, AIFM,Komisaris Independen PT Royal Prima Dr. Heriyanti, SH, MKn, Direktur Utama PT Royal Prima Dr. Tommy Leonard, SH, MKn serta  sejumlah dokter, perawat, tenaga medis lainnya.

Hadir juga Camat Medan Petisah ,M. Agha Novrian, S.STP, M.Si, Lurah Sei Putih Barat Deni Zebua, Lurah Sei Putih Tengah Rizka Khairunnisa Lubis,

Terpisah founder RSU Royal Prima   Dr dr I Nyoman E.L MKes AIFM mengatakan, simulasi tersebut tujuannya untuk operasionalkepada tim tanggap darurat mengenai tindakan-tindakan yang harus diambil jika adanya ancaman bom dan untuk meminimalkan timbulnya korban jiwa dan akibat fatal dari keadaan darurat.

Latihan ini menunjukkan , ketika sumber daya masnusia (SDM) para dokter,perawat, tenaga media dan lainnya dipersiapkan di RSU Royal Prima.

Dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, itu dapat membantu menyelamatkan nyawa saat adanya ancaman bom.

Menurut dr Nyoman, simulasi  ini merupakan gerakan kesadara  untuk meningkatkan kesiapan keamanan di rumah sakit, khususnyaa di RSU Royal Prima. (rm-04)