Medan I rakyatmedan – Rektor ITM Mahrizal Masri melepas mahasiswa magang bersertifikat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di ruang rapat rektor, kampus ITM Jalan Gedung Arca Medan.

“Pelepasan mahasiswa ini merupakan duta ITM di perusahaan tempat mereka magang,” kata Mahrizal Masri didampingi WR I Hermansyah Alam dan WR IV Mustafa, Jumat (8/3/2019).

Rektor mengingatkan agar mahasiswa belajar materi dari perusahaan yang dituju. Jangan merasa pintar, kalau diminta segera dilaksanakan.

Selain itu mahasiswa magang diharapkan jadi contoh yang baik di perusahaan itu. Jangan buat masalah, karena ini akan berlanjut 5 tahun, di mana setahun dua kali magang.

Dalam kesempatan itu, Mahrizal berpesan kepada ketua jurusan dan fakultas agar mempersiapkan diri mempresentasikan magang tersebut dan beri kesempatan mahasiswa yang punya kemampuan.

“Program magang bersertifikat ini 5 tahun dan terdapat 10 kesempatan. Kita harapkan kesempatan itu ada didapat mahasiswa ITM. Kalau bisa makin lama makin naik,” pungkasnya.

Sedangkan WR I Hermansyah Alam mengatakan, program pemerintah ini sudah lama berjalan.

“Kesempatan tidak datang dua kali. Kesempatan ini ada pada mahasiswa ITM, karena itu manfaatkan magang ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Hermansyah.

WR IV Mustafa melaporkan, magang bersertifikat ini merupakan program pemerintah Kementerian Tenaga Kerja, BUMN, dan Menristekdikti .

“Tentunya program ini sangat bermanfaat bagi kita. Karena ini tidak membedakan antara perguruan tinggi swasta dan negeri,” ujarnya.

Dia menyampaikan, gelombang I tahun 2019 ada sebanyak 14 orang mahasiswa ITM yang mengikuti Program Magang Bersertifikat di sejumlah perusahaan BUMN di antaranya PGN, Pertamina Pelindo II, dan PT Timah yang berlangsung selama enam bulan.

Diakuinya banyak diperlukan Teknik Elektro untuk magang di semua lisensi. Karena itu perlu diambil kebijakan untuk mempersiapkan untuk gelombang berikutnya. (rm-04)