Bandung | rakyatmedan – Hingga laga kedua Piala Presiden 2019, Perseru Serui belum meraih satu pun poin. Akan tetapi, pujian patut diberikan pada Yericho Christiantoko dkk, sebab cukup produktif dengan mencetak empat gol dari dua laga.

Pada ajang Piala Presiden kali ini, Perseru Serui tampil dengan banyak muka baru, salah satunya mantan pemain Timnas U-23 yakni Yericho Christiantoko.

Dari 20 pemain yang di bawa ke Bandung, hanya ada tiga nama muka lama yakni Hendra Mole, Delvino Rumbino, dan Joshua Merauje, sisanya pemain yang sedang dalam masa percobaan atau trial.

Meski Perseru banyak dihuni dengan pemain yang sedang trial, skuat berjuluakan Cendrawasih Jingga ini mampu merepotkan lawan-lawannya. Anak asuahan I Putu Gede Swi Santoso tampil menggigit kala kalah tipis 3-2 dari Persebaya dan Tira-Persikabo.

Jelang laga melawan Persib Bandung (12/2) yang sudah tidak menentukan apa-apa lagi, anak-anak Perseru yakin bisa kembali tampil merepotkan. Perseru pun tak mau mengakhiri fase grup Piala Presiden edisi ini tanpa poin.

I Putu Gede berujar bahwa suasana gembira menjadi kunci keberhasilan timnya selama ajang Piala Presiden 2019. Berkat itu, Perseru mampu merepotkan lawan-lawannya kendati selalu berujung dengan kekalahan tipis.

“Anak-anak memang betul terlihat gembira. Kalau gembira, mereka akan tampil lepas dan permainan maksimal akan keluar.” ujar Putu.

Putu berharap setelah Piala Presiden akan banyak tim yang menaksir anak-anak asuhannya. Untuk itu, pada laga terakhir melawan Persib Bandung, ia mau anak-anak Perseru tetap bermain ikhlas serta bergembira.

“Sebagian dari mereka kan belum ada kepastian, maka dari itu kalau mereka tidak gembira nantinya tertekan kemudian tampil tidak bagus yang berakibat tidak dilirik klub lain,” kata Putu

“Mudah-mudahan setelah Piala Presiden ini, mereka punya rejeki baik.” kata Putu menambahkan.

Sejauh ini, Nur Akbar menjadi salah satu pemain yang menjajnjikan dari Perseru. Ia berhasil mengoleksi dua gol dari dua laga pada ajang Piala Presiden 2019. (rm/pssi)