Jakarta | rakyatmedan – WhatsApp merupakan layanan perpesanan lintas platform populer di dunia. Layanan pesan milik Facebook telah mengirim peringatan kepada pengguna agar tidak menggunakan aplikasi pihak ketiga yang dimodifikasi.

Mengutip Ubergizmo, Selasa (12/03/2019), pengguna yang menggunakan aplikasi yang dimodifikasi seperti WhatsApp Plus dan GB WhatsApp memiliki risiko keamanan. Sebab, WhatsApp tidak bisa menjamin praktik keamanan versi yang dimodifikasi.

Oleh karena itu, WhatsApp melarang pengguna yang menggunakan aplikasi pihak ketiga yang dimodifikasi. Jika dicekal, mereka harus mengunduh WhatsApp versi resmi untuk mendapatkan kembali akses ke akun mereka.

Pengguna juga bertanggung jawab menyimpan riwayat chat mereka sebelum mengunduh aplikasi resmi. Laporan menunjukkan, kebijakan baru sudah ada dan WhatsApp secara aktif membagikan larangan sementara sehingga pengguna beralih ke aplikasi resmi.

Kendati demikian, WhatsApp tidak segan untuk menghapus seluruh riwayat chat pengguna yang melanggar pedoman. Jadi, penggunaan paling aman adalah menghapus versi dimodifikasi dan menginstal versi resmi.

Sementara itu, WhatsApp telah menguji beberapa fitur baru yang mungkin segera diluncurkan kepada pengguna. Fitur baru termasuk ‘Advance Search’ yang akan memungkinkan pengguna mencari beberapa jenis pesan, antara foto, GIF, video, dokumen, link, dan audio.

Laporan BGR menyebutkan, WhatsApp juga ingin menghadirkan fitur undangan grup, dark mode, dan kunci sidik jari untuk pengguna Android. Alhasil membuat chat lebih aman. (rm/in)