Jakarta | rakyatmedan – Pengacara Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko berencana mengajukan kasasi Mahkamah Agung (MA) terkait kasus ujaran kebencian.

Permohonan banding Dhani di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dikabulkan sehingga hukumannya dikurangi dari semula 1,5 tahun menjadi 1 tahun.

Meski mengapresiasi, kuasa hukum Ahmad Dhani menilai pengurangan masa hukuman itu sebagai bentuk keragu-raguan hakim.

“Masalah pengurangan vonis kita apresiasi, cuma di sisi pertimbangan hukumnya kita keberatan apabila hakim berpendapat apa yang dinyatakan Ahmad Dhani itu merupakan sebuah ujaran kebencian. Kami melihatnya dari sisi psikologis hakim, hakim di satu pihak sebenarnya ragu untuk memutuskan Ahmad Dhani bersalah,” kata pengacara Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko, Kamis (14/03/2019).

Hendarsam menilai pengurangan hukuman yang diberikan hakim di tingkat PT menunjukkan perbedaan pandangan dengan hakim tingkat PN.

Menurutnya, hakim PT tak memberikan kebebasan untuk Ahmad Dhani hanya karena tak mau mencoreng kredibilitas PN Jakarta Selatan.

“Hakim kemungkinan ingin membuat Mas Dhani bebas, tapi karena Mas Dhani sudah ditahan, maka itu ketika dilakukan upaya hukum bebas akan mencoreng hakim di tingkat pengadilan negeri yang sudah begitu represif. Harusnya memutus bebas, cuma karena banyak hal yang harus dikorbankan termasuk kredibilitas hakim pengadilan negeri sehingga dia mengambil jalan tengah dengan tetap menyatakan bersalah cuma mengurangi hukuman,” jelasnya.

Hendarsam pun mengaku masih belum puas dengan putusan hakim PT itu. Pihaknya akan mengambil upaya hukum di tingkat kasasi untuk mengupayakan kebebasan Ahmad Dhani.

“Kami akan uji itu di tingkat kasasi, apabila kami sudah menerima salinan putusan maka kami ada jangka waktu untuk mengajukan kasasi,” ujarnya.