Medan I rakyatmedan -Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan menyerahkan bantuan senilai Rp 36 juta untuk korban gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Sumbangan untuk korban gempa dan tsunami Sulteng ini merupakan bentuk tri dharma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat,” kata Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM, Senin (18/3/2019).

Bantuan itu diserahkan secara simbolis melalui relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT), di Gedung M Ruang 102 Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Sei Sikambing Medan.

Penyerahan bantuan disaksikan Rektor I Unpab Ir Bhakti Alamsyah MT PhD, Rektor II Dra Hj Irma Fatmawati SH MHum, Rektor III Samrin SE MM, Dekan Fakultas Sosial Sains Dr Surya Nita SH MHum, Kepala Bidang Kemahasiswaan Adian Hakim Nasution SP, pengurus BEM dan perwakilan mahasiswa Unpab.

Rekor Unpab HM Isa Indrawan dalam sambutannya menyampaikan, bantuan yang diberikan, katanya, dihimpun oleh mahasiswa dari masyarakat dan keluarga besar Unpab.

Penggalangan bantuan/donasi untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi Selteng dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan seluruh keluarga besar Unpab terhadap bencana alam tersebut.

“Terimakasih kepada para penyumbang dana, semoga menjadi amal baik dan selalu mendapat berokah dari Allah SWT. Walau tak seberapa, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan para korban gempa dan tsunami di Sulteng,” ujarnya.

Ditambahkannya, penggalangan bantuan ini sejalan dengan visi Unpab, yakni Perguruan Tinggi Terkemuka Berbasis Religius Dalam Mengembangkan Iptek yang Bermanfaat bagi Kemaslahatan Umat.

“Bantuan ini merupakan bentuk empati keluarga besar Unpab terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa dan tsunami di Sulteng. Rasa empati merupakan sifat yang harus terus digali dan dipraktikkan,” kata rektor.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 7,4 SR telah mengguncang wilayah Kota Palu, Donggala, dan Sigi Sulteng pada Jumat (28/9/2018). Gempa dan tsunami itu masih menyisakan duka yang mendalam bagi ribuan korban. ( rm-04)