Medan I rakyatmedan -: Universitas Dharmawangsa (Undhar) berupaya agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi dibutuhkan di dunia usaha dan industri. Hal itu merupakan salahsatu tantangan yang dihadapi perguruan tinggi ini.

“Langkah-langkah yang terus ditingkatkan adalah setiap program studi di lingkungan universitas terus ditingkatkan akreditasinya,” ungkap Rektor Undhar Dr Kusbianto SH MHum pada wisuda 586 lulusan program Sarjana dan Diploma 3 perguruan tinggi itu di MICC Jalan Gagak Hitam Medan, Sabtu (23/3).

Hadir pada wisuda itu Sekretaris Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Dr Ir Agus Indarjo M.Phil, Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Dr Mahriyuni MHum.

Disebutkannya, Undhar memiliki 10 program studi (prodi) yang seluruhnya sudah terakreditasi B dari BAN PT.

Pada tahun ini, kata Kusbianto, Undhar menambahkan dua prodi yang telah mendapatkan izin dari Kemenristekdikti, yakni prodi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan prodi Teknologi Informasi (TI) pada program sarjana.

Pada kesempatan itu Kusbianto juga mengungkapkan, Undhar pada 2019 ini mendapat dana penelitian hibah bersaing untuk pemula dari Kemenristekdikti sebanyak 10 judul penelitian melibatkan 23 dosen.

“Kami memberikan apresiasi kepada para dosen yang telah berhasil memenangkan dana hibah penelitian. Ini akan menjadi motivasi kepada seluruh dosen,” ucapnya.

Menurutnya, dengan banyaknya riset maka akan berdampak kepada kualitas para dosen Undhar.

Sedangkan pada kegiatan mahasiswa pengabdian kepada masyarakat, Undhar mengirim lima bidang ke Kemenristekdikti untuk mengikuti program hibah PkM.

Program hibah itu yaitu PkM Kewirausahaan 13 judul oleh mahasiswa Fakultas Perikanan, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Sedangkan PkM Penelitian Eksakta mengikutsertakan 2 judul penelitian dari Fakultas Perikanan, kemudian PkM bidang pengabdian masyarakat 1 judul dari mahasiswa Fakultas Fisipol. Selanjutnya PkM Artikel Ilmiah ikut 1 judul dari mahasiswa Perikanan.

Ketua Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan H Muzakkir SE menyatakan pihaknya selalu membenahi diri dari waktu ke waktu, melakukan inovasi dan terobosan baru untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan.

Hal itu dilakukan dengan melengkapi sarana prasarana dan menambah ruang kuliah. Bahkan sejak 2017 lalu, semua ruang kuliah telah ber-AC.

Selain itu, Yayasan Pendidikan Dharmawangsa saat ini telah memiliki kampus II dan menambah ruang kuliah dan perkantoran, tepatnya di depan kampus Utama/kampus I.

Dalam meningkatkan SDM, kata dia, Yayasan memberikan beasiswa kepada dosen tetap yang melanjutkan pendidikan ke S2 dan S3, baik dalam dan luar negeri.

Selain itu menghidupkan atmosfir akademik serta melengkapi perpustakaan dan laboratorium.

“Dengan semakin lengkapnya sarana dan prasarana serta semakin berkualitasnya tenaga pendidiknya, maka secara otomatis output dan outcome Undhar semakin berkualitas,” ujarnya. (rm-04)