Medan I rakyatmedan – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) salah satu universitas terbaik di L2Dikti Sumut berkomitmen untuk menghasilkan inovasi pada berbagai bidang sesuai dengan 32 prodi yang dikelola universitas ini.

“Inovasi ini akan dihasilkan melalui penelitian yang dilaksanakan dosen UMSU,” kata Rektor UMSU Dr Agussani, MAP diwakili WR I Dr Muhammad Arifin Gultom, M.Hum, Sabtu (23/3/2019).

Disebutkan Arifin Gultom pada peluncuran dan penandatangan kontrak penelitian internal UMSU di Gedung Pascasarja Jalan Denai Medan mengatakan, komitmen universitas dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Wujud itu ditandai dengan meluncurkan oenelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara internal yang langsung dibiayai UMSU tahun 2018/2019 sebesar Rp2,3 miliar diperuntukan bagi dosen-dosen peneliti UMSU.

Kegiatan ini sebagai upaya UMSU untuk terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara, agar hasil-hasil riset ini dapat bermanfaat untuk masyarakat.

Arifin Gultom mengingatkan kepada dosen-dosen peneliti agar jangan berpuas diri apa yang telah diperoleh.

Lakukan penelitian dan pengabdian masyarakat dengan sebenar-benarnya secara ilmiah, dan menjaga kode etik penelitian dan pengabdian masayarakat.

“Kita harus mengedepankan etika dan dapat menjadi penelitin yang berwawasan keislaman dan kemuhammadiyahan,” katanya

Menurut Arifin Gultom, jika penelitian ini menghasilkan temauan dan inovasi, maka terus dilanjutkan jangan sampai penelitian dan pengabdian masyarakat terhenti sampai di sini.

“Kita akan upayakan menjadikan hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat menjadi hilirisasi,” tambahnya.

Hasil-hasil penelitian ini harus memiliki luaran wajib salah satunya adalah publikasi Ilmiah.

Untuk dosen pemula wajib publikasi di Jurnal Nasional ber ISSN, bagus jika bisa mempublikasikan pada Jurnal Terakreditasi Dikti.

Sedangkan untuk luaran Wajib Penelitian Dasar dan Terapan, luaranya wajibnya adalah Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi terutama yang terindeks SCOPUS,.

“ini salah satu upaya untuk meningkatkan publikasi di Universitas Muhamamdiyah Sumatera Utara,” katanya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat ( LP2M) UMSU Dr Muhammad Said Siregar, MSi mengatakan proposal penelitian internal untuk 2018 pelaksanaan 2019 yang mendaftar ke LP2M sebanyak 202 proposal.

Sedangkan penerima hibah 138 proposal terdiri dari 85 proposal penelitian dosen pemula, 37 proposal penelitian dasar dan 16 proposal penelitian terapan.

Untuk pengabdian kepada masyarakat yang mendaftar sebanyak 87 proposal sedangkan penerima hibah terdiri dari program kemitraan masyarakat (PKM) 34 proposal, program pemberdayaan desa mitra (PPDM) 3 proposal.

Pada program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM) 22 proposal, program PKPM ini hanya ada di UMSU sebagai salah satu wujud dan kepedulian untuk mengembangkan Muhammadiyah di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Total proposal yang mendaftar sebanyak 259 proposal ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 210 proposal.

Peningkatkan ini membuktikan komitmen UMSU untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penerima hibah ini murni hasil penilaian Reviewer yang bersertifikasi Nasional sehingga tidak ada unsur-unsur nepotisme dalam penerimaan proposal dan benar-benar berdasarkan kualitas proposal yang diajukan.

“Kami berharap dengan adanya peningkatan penelitian dan pengabdian masyarakat UMSU dapat menjadi universitas berbasis riset di Sumatera Utara, ” ujarnya.

Bukan hanya itu UMSU pada saat ini menjadi satu-satunya PTS dengan peringkat Klaster Utama pada bidang penelitian Dikti tidak lagi bisa ikut serta dalam penelitian dosen pemula, sehingga bagi dosen pemula yang ada di UMSU harus terlibat dalam penelitian Internal sebagai proses pembelajaran dan peningkatkan kompetensi dosen, sehingga tidak ada alasan dosen itu tidak melaksakan penelitian. (rm-04)