Unpri Peringkat 3 Publikasi Ilmiah Terindeks Scopus

284808

Medan I rakyatmedan –Kasubdit Fasilitasi Publikasi Ilmiah Direktorat Pengelolaan Kekayaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr Hanief Arie menyebutkan Unpri raih peringkat 3 publikasi ilmiah terindeks Scopus.

“Terpilihnya Unpri sebagai perguruan tinggi yang dikunjungi tim karena memiliki publikasi yang sehat. Meskipun tergolong PTS baru, namun Unpri mampu menduduki peringkat 3 PTS di Sumut,” kata Hanief, Selasa (26/03/2019) saat mendiskusikan progress publikasi ilmiah, di kampus Unpri Jalan Ayahanda Medan

Hadir dalam diskusi itu Wakil Rektor (WR) III Unpri Said Rizal MA, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unpri Edy Fachrial MSi dan para dosen peneliti. Mereka membahas seputar program Kemenristekdikti sehubungan dengan usaha peningkatan kapasitas publikasi ilmiah di jurnal ilmiah.

Posisi ketiga diraih Unpri itu setelah Universitas Pembangunan Panca Budi dan Universitas  Islam Sumatera Utara (UISU)

Dalam kesempatan itu, Kasi Fasilitasi Publikasi Ilmiah Nana Suryana menyampaikan, banyak PTS yang memiliki kuantitas publikasi yang tinggi, tetapi setelah dianalisa, ternyata produktivitas publikasi tersebut hanya dimonopoli oleh 1-2 orang dosen saja, sehingga ini menjadikan iklim publikasi yang tidak sehat.  Hal ini, tidak ditemukan di Unpri.

Ketua LPPM Unpri Edy Fachrial MSi berharap, Kemristekdikti memberikan perhatian lebih kepada PTS, misalnya berupa insentif stimulus publikasi khusus bagi PTS dan juga dapat menyediakan fasilitator bertaraf internasional untuk dapat membina PTS dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi .

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Harian (BPH) Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn mengatakan, raihan penghargaan peringkat ketiga publikasi ilmiah terindes Scopus yang diterima Unpri itu sebuah apresiasi yang baik.

“Penghargaan ini ini berkat upaya keras para dosen peneliti dan segenap civitas akademika Unpri yang berpartisipasi meningkatkan kuantitas maupun kualitas penelitian,” kata Tommy.

Dia juga berharap, penghargaan ini dapat menjadi pemicu di dalam meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian pada masyarakat ke depan. (rm-04)