Jakarta | rakyatmedan – Firefox terus menguji fitur baru untuk meningkatkan keamanan pengguna. Terbaru, ada dua fitur yang tengah diuji oleh browser dan salah satunya antitracking.

Firefox sedang menguji fitur antitracking. Fitur dirancang untuk mencegah situs dari ‘fingerprint’ browser dan melacak Anda, bahkan setelah cookies dihapus.

Fingerprint di sini menjelaskan cara situs dan pengiklan online bisa melacak Anda berdasarkan agregasi banyak detail kecil mengenai konfigurasi sistem, mulai dari sistem operasi hingga font yang digunakan. Meskipun pelacak dimatikan, layanan bisa menggunakan petunjuk kecil ini untuk membuat fingerprint unik Anda dan menggunakannya sebagai pelacak.

Firefox bukan satu-satunya browser yang mencoba memblokir pelacakan semacam ini. Di WWDC 2018, Apple mengumumkan mereka berencana membangun pelacakan antitracking dalam browser Safari-nya.

Selain memblokir pelacakan fingerprint, Firefox juga secara eksplisit memblokir skrip penambangan cryptocurrency yang mencoba membajak resources komputer Anda untuk menambang mata uang digital.

Menurut Bleeping Computer, browser secara teknis bisa memblokir banyak skirp ini sejak akhir 2017 sebagai bagian dari blok yang ada pada pelacak iklan. Nah, perubahan yang ditawarkan di sini adalah browser secara eksplisit memblokir skrip.

Fitur terbaru Firefox akan tersedia di Nightly builds di versi 68 dan Beta build versi 67. Kedua opsi baru saat ini dinonaktifkan secara default, tapi Mozilla berencana membuatnya untuk Nightly build dalam beberapa minggu mendatang.

Saat ini untuk mengaktifkannya Anda harus pergi ke tab Privasi & Security dari menu Preferences, pilih bagian Custom dalam Content Blocking dan centang kotak di sebelah Cryptominers, serta opsi Fingerprint.

Kedua fitur adalah bagian dari langkah Mozilla yang lebih luas untuk meningkatkan privasi pengguna. Tahun lalu, Firefox 63 memperkenalkan Enhanced Tracking Protection, sebuah fitur yang memblokir pelacak pihak ketiga.

Teknologi antitracking baru browser ini didukung Firefox tersebut adalah Disconnect, yang telah menyediakan daftar domain yang melayani skrip kasar ini. Disconnect saat ini juga menawarkan Chrome Extention yang menawarkan layanan antitracking serupa di peramban Google.

Secara default, browser Google hanya menawarkan opsi untuk mengirim permintaan Do Not Track. Opsi ini dimatikan secara default, dan banyak situs akan mengabaikannya. (rm/in)