Medan I rakyatmedan – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan terima SK Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) RI Nomor: 264 / KPT / I / 2019 tentang izin penyatuan Akademi Keperawatan Bas Balimbingan Pematangsiantar.

Salinan SK Menristekdikti itu diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD kepada Ketua STIKes Mitra Husada Siti Nurmawan Sinaga SKM MK di Kantor L2Dikti Wilayah I Medan, Senin (29/4/2019).

Hadir dan turut menyaksikan penyerahan SK izin itu Sekretaris Pelaksana LLDikti Wilayah I Dr Mahriyuni MHum, Kasubbag Kelembagaan LLDikti Wilayah I Dra Faizah Binti Johan Alam Shah, M.Si, dan unsur pimpinan STIKes Mitra Husada.

Menurut Prof Dian, penggabungan itu merupakan salah satu karya besar dari menteri untuk membuat perguruan tinggi yang akan meningkatkan kualitas yang lebih baik dan lebih besar.

Dengan penggabungan itu katanya sebetulnya ada hibah-hibah yang ditambahkan. Misalnya bisa membuka Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) di daerah mana penggabungan itu terjadi.

Diungkapkannya, di Sumut penggabungan antara perguruan tinggi telah terjadi sejak tahun lalu. Penggabungan akan terus bergulir pada kontribusi penggabungan berikutnya di Medan dan Rantauprapat.

Dia pun meyakini pada 2019 akan terjadi 10 penggabungan perguruan tinggi lagi menyusul 7 PTS yang telah bergabubg sebelumny

“Kita berharap di Sumut hanya akan ada 160 dari 265 perguruan tinggi di Sumut. Tapi itu akan dilakukan secara bertahap,” sebutnya.

Menurutnya perguruan tinggi yang lebih sedikit di Sumut akan membuat pengelolaan kampus akan lebih bagus. Ini memudahkan dibandingkan yang banyak.

Demikian pula dengan jangkauannya, menurutnya tentu akan lebih luas. Selain itu dengan perguruan tinggi yang lebih sedikit itu akan membuat LLDikti lebih banyak dapat mempertimbangkan dan memerhatikan perguruan tinggi.

“Kalau ada hibah juga akan banyak yang bisa dishare,” ucapnya.

Prof Dian mengungkapkan, menteri memberikan izin penyatuan ke STIKes Mitra Husada Medan karena sekolah tinggi itu memiliki keunggulan.Gedung kuliah di STIKes Mitra Husada adalah yang terbaik dan nyaman di Sumut. Gedung itu dilengkapi fasilitas dan prasarana lengkap dan dikelola dengan profesional.

“Manajemen yang dipergunakan sudah bagus. LLDikti akan memudahkan jalan STIKes Mitra Husada untuk lebih berkembang,” tuturnya.

Prof Dian pun meyakini keunggulan-keunggulan yang dimiliki STIKes Mitra Husada Medan akan membuat kampus itu meraih prestasi yang lebih tinggi lagi untuk menjadi institut juga universitas.

Ditegaskannya, kualitas menjadi prioritas sehingga tata kelola, SDM dosen dan kegiatan kemahasiswaan, penelitian dan pengabdian di masyarakat harus terus meningkat.

” Ini dibuktikan Mitra Husada salah satu kampus yang mendapatkan hibah yang besar untuk produk-produk kesehatan,” katanya.

Mengingat berbagai keunggulannya, Prof Dian Armanto yakin akan tetap ada perguruan tinggi lain yang berniat akan bergabung dengan STIKes Mitra Husada.

Dijelaskannya, hal itu tidak akan merugikan mahasiswa dan penyatuan itu diperbolehkan sepanjang prodinya sesuai dan ada diskusi antar-yayasan perguruan tinggi.

Terkait rencana STIKes Mitra Husada yang akan membangun rumah sakit, Prof Dian Armanto juga memberi apresiasi.

Kalau itu terwujud, katanya, STIKes Mitra Husada Medan akan menjadi sekolah tinggi kesehatan pertama yang punya rumah sakit di Sumut.

“Kalau nanti dibuka kran untuk Prodi Kedokteran, itu jadi salah satu syarat utama,” ujarnya.

Atas izin penyatuan yang diterima, Ketua STIKes Mitra Husada Medan Siti Nurmawan Sinaga berharap alumni Keperawatan akan terus dibutuhkan masyarakat sesuai jumlah penduduk yang terus bertambah.

Dia menyatakan akan melakukan pengelolaan Akper Bas Balimbingan yang akan menjadi STIKes Program Mitra Husada Medan Keperawatan Diploma 3 akan dikelola dengan baik.

Menurutnya hal itu sesuai dengan visi STIKes Mitra Husada Medan yakni unggul, terpadu, inovatif dan unggul.

STIKes Mitra Husada Medan sendiri menyelenggarakan program studi Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi, Kebidanan Program Sarjana Terapan, Kebidanan Program Diploma Tiga, dan Keperawatan Program Diploma Tiga. (rm-04)