Medan I rakyatmedan – Universitas Sumatera Utara (USU) terus mengalami peningkatan prestasi, baik di tingkat nasional maupun dunia.

Terbukti selain meraih peringkat I universitas terbaik di Indonesia dalam system penilaian versi Scimago Institutions Ranking (SIR) juga mengalami peningkatan kemajuan di tingkat dunia.

“Untuk peringkat perguruan tinggi di dunia, USU mendapatkan kemajuan dengan berada di peringkat 536 yang sebelumnya di peringkat 674,” kata Rektor USU Prof Runtung Sitepu pada coffee morning bersama media dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional 2019 di kampus tersebut, Kamis (2/5/2019)

Didampingi Wakil Rektor III Mahyuddin K.M Nasution, dan Humas USU Elvi Sumanti, rektor menyebutkan penyumbang terbesar penilaian itu adalah research performance dengan bobot 50 persen, dimana  yang dinilai adalah publikasi ilmiah bereputasi. Kemudian, dua komponen lainnya adalah inovasi dengan bobot 30 persen.

“Kita memiliki 40-an Paten yang menyumbang begitu besar, sehingga bisa menduduki posisi ke 536 di dunia. Kemudian, social impact dari riset yang dilakukan dengan bobot 20 persen,” ujarnya.

Menurut rektor, tiga komponen inilah yang menjadi unsur terpenting dalam pengelolaan Perguruan Tinggi, bukan soal yang lain-lain.

Dijelaskannya, Scimago Institutions Rankings (SIR) adalah satu lembaga pemeringkatan bergengsi yang dilakukan oleh Consejo Superior de Investigaciones Cientificas, Universitas Granada, Extremadura, Carlos III, dan Alcala de Henares, yang bermarkas di Madrid (Spanyol).

SIR melakukan pemeringkatan Perguruan Tinggi berdasarkan research performance, innovation outputs, dan societal impact.

Pada kesempatan itu rektor juga memaparkan prestasi lainnya dicapai USU, yakni menempati peringkat ke-4 dalam penilaian Rasio Publikasi Sinta 2018 yang datanya dirilis  pada Maret 2019 lalu. Dimana, peringkat 1 diduduki ITS, peringkat ke 2 UI dan peringkat ke-3 diraih ITB.

“Sementara, universitas seperti UNDIP, UGM dan IPB masih berada dibawah USU,” ujarnya.

Rektor meyakini hal itu tidak terlepas dari meningkatnya juga jumlah program studi (prodi) di USU yang bertambah.

“Tahun ini bahkan bertambah, prodi SI Tehnologi Informasi, prodi S2 Ilmu Peternakan dan prodi S2 Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan (PWD) masing-masing sudah terakreditasi A. Dimana, sebelumnya ketiga prodi itu masih B,” tuturnya.

Selain program studi yang meningkat, rektor mengatakan, peningkatan peringkat USU juga didukung dari meningkatnya prestasi mahasiswa dalam berbagai kompetisi di tingkat nasional dan internasional.

Diantaranya seperti, keberhasilan Tim Schneider dalam lomba inovasi di Rusia “22nd Moscow International Salon of Inventions and Innovative Technologies Archimedes “ di Moscow, Rusia pada 26-29 Maret 2019 lalu. Tim USU saat itu memperoleh 3 medali emas dan 1 piala khusus.

Diungkapkannya, ada juga 3 mahasiswi dari Fakultas Tekhnik USU yang meraih juara 1 desain produk dalam lomba “The Annual Industrial Competition National 2019 di Aceh pada 8-11 April 2019 lalu.

Mahasiswa Tekhnik Industri meraih juara 1 lomba Essay pada kejuaraan yang sama. Kemudian, mahasiswa USU dari Fasilkom dan Fakultas Pertanian yang mendapat dua silver di Internasional and Innovative Malaka.

“Sederet prestasi tersebut tentu sangat membanggakan bagi USU yang merupakan kerjasama seluruh civitas akademik USU,” kata Runtung.