Jakarta | rakyatmedan  – Sebagian besar produsen smartphone mencari cara berinovasi untuk meningkatkan pengalaman full screen. Untuk mencapai screen-to-body ratio, OEM menyesuaikan posisi kamera depan.

Cara masing-masing produsen smartphone memposisikan kamera depan produknya bermacam-macam. Ada yang menggunakan modul pop-up atau melubangi layar mereka untuk rumah kamera.

Melansir Gimzo China, Sabtu (04/05/2019), namun tetap saja tidak ada teknologi atau metode yang menawarkan pengalaman full view sempurna. Media Korea melaporkan Samsung sedang mencari cara untuk mencapai teknologi layar full-screen.

VP of Display R&D Group Samsung Yang Byung-duk mengemukakan mengenai kemungkinan layar full-screen sempurna, tanpa notch dan lubang beberapa minggu lalu.

Semua sensor akan tertanam ke dalam layar tanpa menghalangi pengalaman viewing. Metode terbaru akan membantu Samsung mencapai layar 100 persen tanpa ada celah.

Teknologi terbaru Samsung tidak akan memengaruhi fungsi layar dan kamera. Kamera depan dan layar akan tetap utuh. Metode ini memberikan kesamaan dengan teknologi sidik jari layar yang tengah tren saat ini.

Isyarat teknologi baru di masa depan bukan sesuatu yang baru dilakukan Samsung. Pada banyak kesempatan, Samsung mengeluarkan detail penting mengenai teknologi yang sedang dikembangkan. (rm/in)