Jakarta | rakyatmedan – Satu orang terduga teroris berinisial T (35) tewas dalam penggerebekan oleh tim Densus 88 Polri di Jatiasih, Bekasi. T tewas tertembak peluru Densus dan ledakan bom.

“Iya betul, yang bersangkutan meninggal akibat ledakan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, Senin (06/05/2019).

T digerebek di sebuah rumah di Jalan Cluster The California, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Bekasi, Minggu (5/5). Pada saat itu, T membawa bom di dalam tas ransel.

Ketika hendak ditangkap dia melawan dan hendak melemparkan bom ke arah anggota. Melihat ancaman tersebut, anggota kemudian mengeluarkan tembakan terukur ke arah tersangka.

Akibatnya, bom tersebut meledak dan mengenai badannya. Kejadian ini mengakibatkan tersangka meninggal dunia di lokasi.

Dihubungi secara terpisah, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brgjen Dedi Prasetyo membenarkan adanya penggerebekan terhadap tersangka T ini.

“Memang betul ada penangkapan jaringan mereka 4 orang dan 1 orang diambil tindakan tegas terukur karena membahayakan keselamatan anggota, sehingga pelaku meninggal dunia,” jelas Brigjen Dedi.

T sempat melarikan diri ketika polisi hendak menangkap tersangka I alias S di Jalan Dr Ratna, Jaibening, Jatiasih, Bekasi. T kemudian berlari ke lokasi dan mengancam polisi dengan sebuah bom.

Dedi menambahkan, kelompok ini hendak melakukan ‘amaliah’ dengan sasaran anggota polisi yang sedang bertugas.