Medan I rakyatmedan– Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto mengaku prihatin dosen berkualifikasi doktor ( S3) masih minim.

“Dari 10 ribuan dosen yang berada di bawah naungan LLDikti Sumut hanya 482 atau 5 persen bergelar S3,” kata Dian Armanto , Senin (6/5/2019).

Menurutnya, idealnya perguruan tinggi di Indonesia memiliki dosen S3 minimal 40 persen dari jumlah dosen yang ada.

Untuk itu dia mendorong dosen yang masih S2 agar termotivasi bisa meraih S3. Selanjutnya mendapatkan gelar Profesor atau Guru Besar dengan memenuhi ketentuan yang berlaku, seperti melakukan karyatulis yang dimuat di jurnal internasional.

“Ini juga tantangan lantaran jumlah Guru Besar di Sumut juga masih sangat minim, karena dari 10 ribuan dosen yang ada, hanya 42 bergelar profesor,” ungkapnya

Dian juga menyoroti tingkat Angka Partisipasi Kasar (APK) di perguruan tinggi di Sumut.

“Supaya APK meningkat, menjadi tugas pimpinan perguruan tinggi untuk mempromosikan perguruan tingginya. Ini juga agar tercapai APK untuk tingkat nasional yang saat ini baru 40 persen,” ujarnya.

Disebutkannya, saat ini APK di Sumut sekira 35 persen, yang persentasenya tidak begitu jauh dibandingkan tingkat nasional.

Dia memastikan ke depan diperlukan kerja keras lagi untuk mengajak semua masyarakat menguliahkan anaknya di perguruan tinggi.

“Ini tantangan yang jauh lebih banyak. Setidaknya ini pertanda bagus sehingga kedepan kita ditantang untuk bisa tingkatkan APK,” akunya.

Terkait dana penelitian dosen, Dian menuturkan LLDikti Wilayah I telah menambah Rp28 miliar dari tahun lalu Rp20 miliar.

Untuk itu, dia berharap tahun ini dengan pelatihan dan sosialisasi yang diadakan, akan menambah jumlah peneliti. Selain itu jumlah dana hibah yang bisa didapatkan juga akan bertambah.

“Kami juga berharap pihak yayasan perguruan tinggi menggelontorkan dananya untuk kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Ini akan membuat kualitas mahasiswa, dosen dan pembelajaran akan semakin meningkat,” tuturnya.

Pada peringatan Hardiknas 2019 Dian juga mengungkapkan tantangan lain dihadapi LLDikti Wilayah I Sumut.

Disebutkannya, tantangan itu terkait perolehan akreditasi institusi A di perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah I yang saat ini masih diraih UMSU

Dia pun berharap di tahun mendatang muncul beberapa PTS yang intitusinya berakreditasi A.

Diakuinya, mengelola perguruan tinggi itu susah karena memiliki banyak program studi (prodi) yang setiap prodi minimal harus 25 persen terakreditasi A.

Pada peringatan Hardiknas Dian Armanto menyerahkan peng­har­gaan Satyalencana Karya Satya 10 ta­hun, 20 tahun, serta 30 tahun kepada dosen dan staf di perguruan tinggi lingkungan LLDikti Wila­yah I Sumut.