Medan I rakyatmedan -PT Perusahaan Lustrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Utara pastikan pasokan listrik sudah normal kembali.Karena itu diyakini tidak akan ada lagi pemadaman listrik.

“Kita yakini tidak akan ada lagi pemadaman listrik khususnya di bulan ramadhan ini,” kata Manager Komunikasi PLN wilayah Sumut Rudi Artono di Kantor PLN Unit induk wilayah Sumut, Jumat (10/05/2019) .

Menurut Rudi, pemadaman listrik di sejumlah daerah di Sumut terjadi karena ada gangguan suplai gas untuk sejumlah pembangkit.

Diakuinya, untuk itu PT PLN (Persero) Sumatera Utara terpaksa melakukan pemadaman listrik guna menghindari peristiwa listrik yang lebih besar lagi.

Dijelaskannya, beberapa gangguan pada pembangkit mengakibatkan suplai listrik di sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara terganggu. Untuk itu PLN bergegas percepat pemulihan gangguan listrik tersebut.

Didampingi Rizal Azhari, Manager UP3 Medan Utara dan Taufik Hidayat Senior Manager Distribusi PLN UIW Sumut, Rudi menambahkan, untuk pasokan listrik dari hulu (pembangkitan) terganggu karena pasokan gas untuk Pembangkit Listrik Belawan tekanannya drop.

Akibatnya, sambung Rudi, produksi listrik dari Belawan berkurang sebesar 11% dari Beban Puncak yangmencapai 2.200 MW. Sistem kelistrikan pulih pada Jumat (10/5/2019) pukul 00.54 WIB .

Sebagai informasi, akibat menurunnya tekanan suplay gas pada pembangkitkan mengakibatkan proteksi mesin pembangkit aktif dan secara otomatis shutdown.

Proteksi ini dibutuhkan untuk menjaga mesin pembangkit. Sehinggamenyebabkan adanya padam listrik di beberapa titik dalam upaya pemulihan kembali tekanan gas di pembangkit.

Pemadaman itu terjadi akibat Switzer yang menurut Rudi rangkaian switzar inilah ada satu peralatan terjadi gangguan yang mengakibatkan terputusnya pasokan dari pembangkit ke sistem.

Jadi tidak ada kendala di pembangkit.Tapi yang menjadi persoalan itu arus dari pembangkit ini tidak masuk ke sistem akibat switzer tersebut.

“Kita berharap pemadaman ini tidak terjadi tapi kenyataannya, bahwa ada kejadian yang di luar kemampuan kita sebagai manusia,” katanya lagi.

Menurutnya sebenarnya untuk kesiapan keandalan listrik di bulan ramadhan PLN sudah sangat siap. Terbukti pihaknya sudah siapkan 300 posko, sebanyak 2456 petugas yang siap 24 jam bahkan juga punya kelebihan daya 10 persen.

Berkaitan dengan itu kata Rudi, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumatera Utara atas ketidaknyamanannya terutama bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. (rm-04)