Medan | rakyatmedan – Penertiban terhadap pelaku Asmara Subuh di kawasan Jalan Ring Road, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal kembali berlanjut, Sabtu (11/05/2019). Satu unit sepedamotor kembali diamankan Tim Pemantau Asmara Subuh. Selain tidak mengenakan helm, pengendaranya juga tidak membawa STNK dan SIM.

Kehadiran Tim Pemantau Asmara Subuh tampaknya cukup efektif karena mampu meminimalisir aktifitas remaja untuk melakukan Asmara Subuh pasca sahur di kawasan Jalan Ring Road dengan berkumpul maupun kebut-kebutan. Pasca dilakukan penertiban hari pertama, Rabu (8/5), kawasan Ring Road minim dari aktifitas Asmara Subuh.

Dihari kedua, penertiban dilakukan sekitar pukul 05.30 setelah Tim Pemantau Asmara Subuh lebih dahulu menggelar apel di halaman eks SPBU Petronas. Kali ini Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan bertindak sebagai pimpinan apel.

Dalam arahan singkatnya, Sofyan mengingatkan kepada seluruh personel yang tergabung dalam Tim Pemantau Asmara Subuh untuk menjalankan tugas dengan baik.

Di samping itu tambah Sofyan, seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan dalam melakukan penertiban. Apabila ditemukan ada pelanggaran,

Sofyan pun berharap agar petugas Satlantas Polrestabes Medan dan Dinas Perhubungan yang memiliki kewenangan melakukan penindakan agar tidak ragu dalam melakukan penindakan.

“Penertiban yang kita lakukan ini dalam rangka memberikan rasa ketenangan dan kenyamanan bagi umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Di samping itu kita juga ingin memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan. Jika ditemukan ada pengendara yang melanggar peraturan, langsung tindak!” kata Sofyan.

Usai apel yang juga turut dihadiri Kasubag Bin Ops Polrestabes Medan Kompol B Pasaribu, Camat Medan Sunggal M Indra Mulia Nasution dan Sekretaris Dinas Kominfo Medan Mansyur Syah, tim selanjutnya dibagi menjadi tiga.

Selain kawasan Jalan Ring Road, penertiban juga dilakukan di seputaran Fly Over Pulo Brayan dan Belawan. Fokus penertiban sama yakni pelaku Asmara Subuh yang dianggap mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat, termasuk melanggar peraturan berlalulintas.

Di kawasan Jalan Ring Road, Tim Pemantau Asmara Subuh berhasil menjaring satu unit sepedamotor dengan BK2850 CG. Tim menghentikan laju kendaraan karena pengemudinya tidak mengenakan helm. Saat dilakukan pemeriksaan, pengemudi juga tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK serta masa berlaku nomor plat kendaraan pun sudah berakhir.

Kemudian salah seorang tim memerintahkan pengemudi untuk membuka jok sepedamotor. Setelah dilakukan pemeriksaan, pengemudi ternyata tidak ada membawa benda-benda yang mencurigakan. Petugas dari Satlantas Polrestabes Medan dan Polsekta Medan Sunggal pun langsung mengamankan sepeda motor tersebut.

Hingga berakhirnya penertiban, Tim pemantau Asmara Subuh tidak mendapati lagi pengendara sepedamotor yang melakukan pelanggaran saat melintasi kawasan tersebut.

Meski aktifitas Asmara Subuh telah jauh menurun dibandingkan bulan Ramadhan sebelum-sebelumnya namun penertiban akan terus dilakukan hingga berakhirnya bulan puasa.

Usai penertiban, Sofyan menjelaskan, penertiban yang dilakukan ini dalam rangka memberikan efek jera kepada bagi pelaku asmara.

Selain sangat menganggu keamanan dan kenyamanan, para remaja kerap ugal-ugalan dalam berkendara dan tidak mengenakan peralatan safety riding.

“Alhamdulillah, hasil penertiban dari Tim Pemantau Asmara Subuh ini sangat positif dan efektif. Biasanya Sabtu dan Minggu, kawasan (Jalan Ringroad) ini ramai dengan aktifitas remaja berasmara subuh dengan sepeda motornya. Kita lihat pagi ini sangat jauh berkurang, semoga kondisi ini dapat bertahan hingga bulan Ramadhan berakhir,” harap Sofyan. (rm-05)