Medan I rakyatmedan – Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI)-ITM mengadakan kuliah umum dan bedah buku di aula rektorat kampus tersebut Jalan Gedung Arca Medan.

“Kegiatan ini diharapkan bisameningkatkan wawasan kepada mahasiswa, supaya mereka lulus mempunyai kompeten teknik pertambangan yang siap di dunia kerja,” kata Wakil Rektor IV Ir Mustafa; Senin (13/5/2019).

Kuliah umum tersebut menghadirkan narasumber Iwan Syahroni dari PT Agincourt Resources dan Sekretaris Ikatan Alumni Teknik Pertambangan Raja M Yusuf Lubis. Sedangkan bedah buku pembicaranya Dr Eng M Chandra Nugraha (Jurusan Teknik Lingkungan ITENAS Bandung).

Tampak hadir juag dalam kegiatan itu, Ketua Jurusan Tenknik Pertambangan ITM Ir. Eka Onwardana, Sekretaris Jurusan Teknik Pertambangan ITM, dan ratusan mahasiswa Teknik Pertambangan ITM.

Dia mengakui, untuk meningkatkan kecerdasan bangsa tidak terlepas dari ilmu praktis.

“Ini sangat bermanfaat karena ilmu praktis sangat sedikit sekali pengalaman di dunia industri. Prosesnya masih sangat kecil sekali,” pungkasnya.

Ketua Jurusan Teknik Pertambangan ITM Ir. Eka Onwardana mengatakan, kuliah umum ini untuk sharing ilmu pengetahuan tentang bidang aspek lingkungan.

Berbicara lingkungan, perusahaan pertambangan harus mematuhi regulasi. Kemudian pengelolaan dan ada pemantauan. Meskipun terkadang diakuinya pengelolaan dan pemantauan masih kurang.

Namun dia meyakini bahwa pertambangan pasti akan mereklamasi. Karena perusahaan tambang sebelum membuka lahannya sudah deposit bajejnya10 tahun ke depan.

“Kalau sudah selesai lingkungannya dikembalikan, tentunya pasca tambang dikerjakan akan dievaluasi,” ungkapnya.

Begitu juga lingkungan, kalau salah lingkungannya bisa dipidana. Artinya regulasi bidang lingkungan tidak main-main. “Pengurusannya semakin ketat,” tandasnya.

Masyarakat di sekitar pertambangan tidak sebagai pemantau, tetapi mereka juga harus di sejahterakan, tapi tidak semua masyarakat di sekitar tambang dipekerjakan karena terbatas, tambahnya.

Sebelumnya, Ketua SC PERHAPI-ITM Nurahman Fitra menyampaikan, acara kuliah umum ini bertemakan “Penerapan Good Mining Practice dalam Aspek Lindung Lingkungan Pertambangan Minerba”.

Diketahui bahwa lingkungan sangat erat kaitannya dengan pertambangan seperti air dan lainnya dan nanti akan diperjelas oleh narasumber. Oleh karena itu kepada mahasiswa agar serius mendengarkan narasumber ketika berbicara, sehingga ilmu yang diperoleh bisa diedukasikan kepada masyarakat.

Sedangan Ketua HMTP-ITM Rahmad Situmorang berharap dari mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari kuliah umum ini mengenai pentingnya pengolahan lingkungan hidup pertambangan dari perusahaan pertambangan di Sumatera Utara.

Dengan demikian masyarakat tidak selalu salah paham tentang pengurusan lingkungan hidup di kawasan pertambangan.

Dalam kuliah umum itu narasumber Iwan Syahroni menyampaikan makalahnya tentang “Pemenuhan Regulasi Perizinan Lingkungan dan Aspek Sosialnya” dan Raja M Yusuf Lubis menyampaikan makalah tentang “Peranan Mine Engineer dalam Implementasi Lindung Lingkungan Perimbangan Minerba”.