Medan I rakyatmedan – Dalam mempererat silaturahmi dengan media, PT Perusahan Gas Negara (PGN) Tbk gelar buka bersama di Medan, Jumat (17/05/2019).

“Buka puasa bersama ini selain sebagai bentuk menyambung tali silaturahim juga ucapan terima kasih PGN kepada wartawan yang telah mensupport PGN dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait keberadaan PGN,” kata Sales Area Head PGN Medan, Saeful Hadi

Buka puasar bersama Media yang bertemakan ‘Menyatukan Energi Baik Untuk Meraih Berkah’ itu, Saeful menyebutkan, PT PGN Medan terus melakukan penetrasi bisnisnya. Bahkan menargetkan pertumbuhan pelanggan pengguna gas bumi hingga akhir 2019.ini.

Menurutnya dari awal 2019 hingga saat ini PGN Medan memiliki beberapa pelanggan baru baik itu di segmen industri ada satu pelanggan dan lima untuk komersil.

Dijelaskanya pelanggan baru tersebut, untuk segmen komersil yaitu, Rumah Sakit Mitra Sejati, Clinique Laundry, Go Wash, Rumah Makan ACC, dan sebuah restoran Korea. Sedangkan untuk industri yaitu PT Musimas yang berlokasi di Belawan.

Ke depan kata Saeful direncanakan untuk tambah pelanggan komersil dan industri lagi. Seperti industri ada dua penambahannya dan kemungkinan di akhir tahun triwulan keempat. Sedangkan untuk komersil targetnya akan ada tambahan enam pelanggan baru lagi.

” Saat ini masih dalam proses kerjasama atau perjanjian jual beli gas bumi atau PJBG. Sudah ada yang PJBH, ada yang masih tahap proses untuk PJBG,” ujar Saeful.

Saeful juga menambahkan sirkulasi pemakaian gas bumi PGN di Medan saat Ramadhan volumenya naik 10-20
persen. Sebaliknya saat lebaran justru turun hinggga 10 persen.

Penurunan pemakaian itu kata Saeful sampai seminggu lebaran yang faktor utamanya karena hampir semua pelanggan industri libur. Biasanya saat normal pemakaian per hari 13 MMBTUD tapi saat lebaran jadi sekira 11,6 MMBTUD.

Dijelaskannya pelanggan di kawasan industri (KIM) dan di luar kawasan industri libur massal ditambah pelanggan rumah tangga ada yang mudik, begitu pula pelanggan komersial sehingga pemakaian gas juga turun.

Untuk kebutuhan ramadhan Saeful mengakui berapapun kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi karena pasokan aman, sumur gas bumi di Aceh yang diproduksi Pertamina EP masih beroperasi.

Lebih lanjut Saeful menjelaskan, saat ini PGN sudah memiliki Tim Penanggulangan.Gangguan (TPG) dan call center yang aktif setiap harinya. TPG ini akan bertugas dan akan langsung terjun ke lapangan saat ada laporan.

“Saat ini kerja kita sudah online, semua laporan akan langsung masuk ke sistem,” katanya.

Saeful juga optimis target volume pemakaian mampu tersalur 100 persen sampai akhir tahun ini. Sekarang saja sudah 35 persen.

Cara untuk menaikkan volume ada dua yakni dengan menambah pelanggan dan mempertahankan pelanggan yang eksis.

“Pelanggan ini dijaga betul jangan sampai terganggu penyaluran gasnya. Pastikan gas itu sampai sesuatu kebutuhan,” katanya.

Pada buka puasa bersama itu dirangkai dengan sholat Maghrib dan makan bersama. ( rm-04)