Matsubara | rakyatmedan – Siswa SMA berusia 18 tahun di Jepang mengakhiri hidup dengan gantung diri di pintu gerbang sekolah. Pengguna jalan mendapati remaja itu tergantung pada Jumat (17/05/2019) pukul 04.00 waktu setempat lalu melapor ke nomor darurat 110.

Menurut keterangan polisi, seperti dikutip dari Japan Today, Sabtu (18/05/2019), remaja tersebut bunuh diri dalam kondisi masih mengenakan seragam sekolah di gerbang SMA di Matsubara, Prefektur Osaka.

Petugas langsung membawa remaja itu ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal.

Di kantong seragam ditemukan pesan tulisan tangan di secarik kertas yang isinya keinginan untuk bunuh diri. Selain itu dia menyampaikan terima kasih kepada orangtuanya.

Polisi menyatakan pada Kamis malam anak itu mengirim pesan singkat kepada ibunya melalui Line, mengatakan akan makan malam bersama teman-temannya. Tapi dia tidak pulang.

Sementara itu sekolah menyatakan tak ada indikasi bahwa remaja yang disembunyikan identitasnya itu menjadi korban bullying.

Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian Matsubara. (rm/in)