Medan I rakyatmedan– Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Runtung di hadapan 2.174 lulusan beberkan berbagai prestasi yang diraih universitas tersebut.

“Sepanjang 2018-2019 banyak perkembangan terbaru diraih USU
dengan berbagai prestasi, baik secara kelembagaan, maupun yang diraih para sivitas akademika,” kata Runtung pada wisuda di Gedung Auditorium, Selasa dan Rabu (21-22/5/2019).

“Termasuk mahasiswa dan mahasiswi USU dalam berbagai kompetisi, baik nasional maupun internasional. Tentunya, semua pencapaian itu terwujud berkat kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh sivitas akademika,”sebutnya.

Disebutkannya, prestasi pertama adalah dalam pemeringkatan yang dilakukan Kemenristekdikti dengan mengalami kenaikan cukup signifikan.

Dari peringkat 38 di 2015 menjadi peringkat 29 di 2016, lalu naik ke peringkat 19 di 2017 dan menjadi peringkat 15 pada 2018. Dengan peringkat 15 ini USU ditempatkan pada peringkat 1 di klaster II peringkat perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam hal jumlah publikasi ilmiah USU yang terindeks Scopus juga mengalami peningkatan. Pada 2018 USU sempat hingga 3 bulan menduduki peringkat pertama jumlah publikasi ilmiah terindeks scopus pada jajaran perguruan tinggi di Indonesia, lalu bertahan pada peringkat 10 besar.

Data terakhir hingga Mei 2019, jumlah publikasi yang dihasilkan sudah mencapai 2.879 secara kumulatif dan masih bertahan di peringkat 10.

” Dengan demikian maka USU merupakan perguruan tinggi satu-satunya di luar Pulau Jawa yang memiliki jumlah publikasi terindeks Scopus terbanyak,”katanya.

Dari capaian publikasi internasional tersebut lanjut Runtung, pada April 2019 yang lalu, Scimago sebagai salah satu institusi pemeringkatan dunia menempatkan USU pada peringkat 1 perguruan tinggi di Indonesia, setelah pada 2018 berada pada peringkat ke 3.

“Berarti USU mengalami peningkatan sebanyak dua peringkat. Sementara pada peringkat dunia, USU berhasil menduduki peringkat 536  dari sebelumnya di peringkat 674,” bebernya lagi.

Untuk perolehan Paten sambungnya, pada rentang 2003 hingga 2017 USU hanya memperoleh 7 Paten Granted.

Jumlah tersebut meningkat tajam pada 2018 sebanyak 27 Paten dan masih menyisakan 83 Permohonan Paten yang sedang dalam proses pemeriksaan di Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM. Kemudian pada 2019 terdapat 61 Paten yang sedang diusulkan.

Sementara jumlah HKI yang telah bersertifikat pada 2019 berjumlah 10 produk. Sementara yang masih dalam proses pengusulan sebanyak 40 produk.

“Kemudian, sampai saat ini, program studi di USU yang telah mendapatkan akreditasi A pada 2019 berjumlah 67 prodi, dari sebelumnya di 2018 yang berjumlah 63 prodi.

Adapun jumlah keseluruhan prodi di USU sebanyak 156 prodi. Jumlah tersebut meningkat dari 2017 yang hanya sebanyak 46 prodi dan hanya 23 prodi di tahun 2016,”sebutnya.

Prestasi akademik lainnya yang diraih adalah dari 12 satuan kerja di USU yang memperoleh ISO 9001:2015, tahun 2016 terdapat 8 program studi yang meraih ISO 9001:2015,l.

Sedangkan di 2017 terdapat 1 unit kerja yang meraih ISO 9001:2015 dan pada 2018 terdapat 2 program studi yang meraih akreditasi internasional dan 1 fakultas yang meraih ISO 9001:2015

Prof Runtung menyebutkan, dari total keseluruhan satuan kerja tersebut, 3 di antaranya meraih predikat gold. Diantaranya, Ilmu Patologi Klinik (Sp1) Fakultas Kedokteran,

Kedokteran Jiwa  (Sp1) dan Fakultas Kedokteran. Sedangkan 5 satuan kerja memperoleh predikat silver yakni, Teknik Industri  (S1)  Teknik, Ilmu Perpustakaan   (S1)  Ilmu Budaya, Sastra Arab (S1), Ilmu Budaya (S1, Farmasi (S1) dan Apoteker (S1) .

“Satuan kerja lainnya juga sudah memperoleh ISO yakni, Unit Manajemen Mutu, Teknik Kimia   (S1)  Fakultas Teknik, Teknik Mesin (S1)  Fakultas Teknik.

Dari 2.174 lulusan yang di wisuda tersebut diantaranya, program doktor sebanyak 19  orang, magister 300 orang, program magister dan pendidikan dokter spesialis 28 orang.

Kemudian program pendidikan dokter spesialis 28 orang, program pendidikan dokter gigi spesialis 4 orang, program dokter jenjang magister sebanyak 44 orang, pendidikan profesi 326 orang, program sarjana sebanyak 1.361 orang dan program diploma 64 orang. ( rm-04)