Medan Irakyatmedan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara resmikan pelayanan penukaran uang rupiah dan pasar murah di Halaman Kantor Gubernur Jalan Dipenogoro Medan, Jum’at (24/5/2019) pagi.

Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, selain BI ada juga bank lain yang ditunjuk dan diperbantukan dalam pelayanan penukaran uang rupiah ini.

“Pada pasal 21tentang perbankan ada diatur kewaijaban bank menyediakan uang yang layak edar kepada masyarakat,” ujarnya.

Disebutkan Wiwek, pada 2019 ini, pihaknya telah membuka 131 titik tempat penukaran uang baru. Seperti di kantor instansi, pasar dan daerah strategis lainya.

Sesangkan di 2018 hanya berjumlah 94 titik..Dengan adanaya peningkatan iti untuk memenuhi kebutuhan maayarakat setiap menyambut Lebaran.

“Pada tahun ini BI menyiapkan uang pecahan kecil sebesar 8,7 triliun rupiah,” ungkapnya.

Disebutkannya pihak perbankan yang terlibat dalam kegiatan ini ada 13 bank. Di antaranya Bank Mandiri, Bank BRI,Bank BRI Syariah, My Bank, Bank BNI, Bank BCA, Bank Muamalat, Permata Bank, Bank Mega, Bank BCD.

Selain iti Bank CIMB Niaga, Bank Mestika. Sedangkan yang mempunyai armada keliling dan khusus melayani penukaran di Lapangan Benteng hanya 5 Bank saja, diantaranya Bank BNI, My Bank, Bank Mandiri, Bank CIMB dan Bank Niaga,” urainya.

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya menyambut baik kegiatan yang di lakukan pihak Bank Indonesia Wilayah Sumut dalam melayani kebutuhan masyarakat akan pecahan uang rupiah yang baru untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Mari kita jaga keamanan dan kenyamanan Sumatera Utara, agar masyarakat dapat melakukan penukaran uang rupiah kondusif, serta tercipta Sumatera Utara yang bermartabat, sehingga dapat menunjang kinerja pemerintah daerah Sumatera Utara dalam menciptakan taraf hidup masarakat yang lebih baik dimasa depan,” harapnya.