Jakarta | rakyatmedan – ByteDance, induk perusahaan TikTok, dikabarkan tengah membuat smartphone kembangannya sendiri. Ponsel nantinya akan dimuat dengan banyak aplikasi ByteDance.

The Financial Times melaporkan, CEO ByteDance Zhang Yiming telah lama bermimpi membangun sebuah smartphone yang penuh dengan aplikasi preloaded. Aplikasi yang disertakan adalah TikTok, agregator berita Jinri Toutiao, dan layanan streaming music yang belum dirilis.

Mengutip The Verge, Rabu (29/05/2019), awal tahun ini, perusahaan berbasis di China ini telah mengonfirmasi kesepakatan dengan pembuat telepon Smartisan. Kesepakatan membuat ByteDance mendapatkan portofolio paten dan beberapa karyawan Smartisan.

Sayangnya, laporan tidak memberikan detail mengenai desain ponsel atau pasar yang dituju. Meskipun, tampaknya ByteDance bisa terhambat akibat pertempuran pemerintah Amerika Serikat terhadap telekomunikasi China.

ByteDance juga menghadapi masalah di India. Di sana, TikTok telah mendapatkan kepopulerannya, tapi pemerintah secara signifikan melarangnya untuk mempromosikan degradasi budaya.

Secara keseluruhan, laporan FT sangat skeptis terhadap prospek ponsel. Laporan mencatat, Facebook dan Amazon telah meluncurkan ponsel preloaded apps, tapi perusahaan menghentikan produk yang cukup tidak populer. (rm/in)