Medan I rakyatmedan – Hasil rapat senat tertutup dalam proses penyaringan calon Direktur Politeknik Negeri Medan (Polmed) menetapkan tiga dari lima nama bakal calon yang diajukan.

Penyaringan yang dilaksanakan melalui pemungutan suara bakal calon ( balon) Direktur Polmed periode 2019-2023 itu digelar di lantai V gedung Polmed, Selasa (18/06/2019).

Ketiga nama calon tersebut yang telah ditandatangani Ketua Senat, Drs Bambang Sugiyanto MP, yakni Abdul Rahman SE Ak MSi meraih 13 disusul Idham Kamil ST MT mendapat 12 suara dan Nisfan Bahri ST MT mendulang 8 suara. Sedangkan dua balon lainnya Anggiat Parlindungan dan Safarudin tidak mendapat suara.

Dengan diperolehnya tiga calon Direktur tersebut selanjutnya akan dikirim ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Proses pemilihan direktur Polmed ini digelar sesuai Peraturan Senat Politeknik Negeri Medan Nomor B/21/PL5/TP.01.05/2019 Tentang Tata Cara Penjaringan, Penyaringan dan Pemilihan Bakal Calon/Calon Direktur.

Pada presentasi penyaringan digelar dalam rapat senat terbuka tentang pemaparan visi, misi dan program kerja serta penyaringan balon Direktur periode 2019-2023 dihadiri H. Moch. Wiwin Darwina, S.E., M. Si, selaku Kepala Biro Keuangan dan Umum dan Wiratmo Gumanti, S.E, selaku Subbagian Mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi dan Administrasi Biro SDM dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Turut hadir juga Direktur Politeknik Negeri Medan, anggota Senat, Dosen, mahasiswa, dan civitas akademika Politeknik Negeri Medan.

Dalam sambutannya di rapat senat terbuka tersebut, Direktur Polmed, M. Syahruddin ST MT berharap agar direktur yang terpilih nantinya diharapkan dapat membawa Politeknik Negeri ini ke depan lebih baik lagi dari sekarang.

“Saya berharap, siapapun yang terpilih menjadi Direktur Polmed, agar membawa perubahan yang baru dan lebih baik lagi, untuk memajukan Politeknik,” paparnya.

Pada proses penyaringan dan pemilihan Bakal Calon/ Calon Direktur meliputi 3 tahap. Dalam tahap pertama dilakukan pemaparan visi, misi dan program kerja masing-masing calon selama 5 menit.

Pada tahap kedua moderator mempersilahkan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang diwakili Moch. Wiwin Darwina S.E., M. Si, selaku Kepala Biro Keuangan dan Umum bertanya ke masing-masing calon dan dijawab langsung masing-masing calon.

Sedangkan tahap ketiga yaitu pertanyaan dari anggota senat dan civitas akademika yang juga langsung dijawab masing-masing calon.

Tahapan paling puncak pemilihan Direktur Polmed ini direncanakan pada 31 Juli 2019 yang melibatkan semua anggota Senat Polmed dengan bobot suara 65% serta suara Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan bobot suara 35%.

Direktur terpilih nantinya akan dilantik Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi pada Agustus 2019.(rm -04)