Cikarang | rakyatmedan – Persija Jakarta sukses mengunci kemenangan 2-1 ata Borneo FC, pada pertemuan pertama, semifinal Kratingdaeng Piala Indonesia. Laga berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (29/6).

Macan Kemayoran membuat gol cepat saat pertandingan baru berjalan dua menit, lewat gol dari Yan Pieter Kornelis Nasadit. Laga berjalan ketat. Kedua tim bermain dengan tempo tinggi. Apalagi setelah Pesut Etam kemasukan gol terlebih dahulu. Tim asal Samarinda ini bermain lebih terbuka.

Terus menekan, akhirnya usaha mereka tercapai, gol untuk pasukan Mario Gomez itu datang saat Terens Puhiri mencetak gol di menit ke-38. Gol Terens mengakhiri paruh babak pertama dengan skor 1-1. Sebab setelahnya tidak ada gol tercipta lagi. Hanya usaha demi usaha dari kedua tim yang terus bermain apik untuk cetak gol, namun mendapati kebuntuan.

Memasuki babak kedua, laga kembali berjalan seru. Persija yang main didepan pendukungnya sendiri terus menekan pertahanan lawan. Ketat dan kerasnya pertandingan ini sampai harus membuat wasit menjatuhkan kartu merah kepada Finky Pasamba.

Kehilangan satu pemain tidak membuat Borneo FC patah arang. Mereka terus membuat tak nyaman barisan pertahanan Persija Jakarta. Beberapa peluang mereka buat, namun belum juga bisa membuat gol.

Akhirnya, saat waktu perpanjangan waktu, Persija justru bisa membuat gol kembali. Adalah Riko Simanjuntak yang melakukan penetrasi di pertahanan lawan, Riko akhirnya memberikan umpan silang ke jantung pertahanan lawan. Bambang Pamungkas yang berada tepat depan gawang, langsung menyundul bola, sekaligus membuat Persija meraih kemenangan 2-1 di menit ke-95.

Mengenai kemenangan ini pelatih kepala Persija Jakarta, Julio Banuelos Saez sudah meramal pertandingan akan berjalan sulit.

“Sejak sebelum pertandingan, saya merasa ini akan menjadi pertandingan yang tidak mudah. Sayang kita kemasukan satu gol, bukan suatu yang baik. Tapi masuknya Bambang Pamungkas dan mencetak gol kemenangan itu menjadi semangat dan atmosfir pertandingan jadi berubah,” katanya usai laga.

Melawan Borneo FC di kandangnya nanti, membuat Julio tetap akan bermain seperti biasa, tidak akan bertahan.

“Kami akan tetap bermain seperti biasa, menyerang. Karena bisa bahaya kalau kita bermain bertahan melawan mereka di kandangnya. Tentu kami mengincar kemenangan,” tegasnya.

Sementara itu, Bambang Pamungkas yang pada pertandingan ini mencetak gol ke-200 nya mengatakan, “Ini pertandingan spesial, bukan karena saya sudah mencetak 200 gol, tapi karena pentingnya kami bisa menang pada laga kandang. Tugas dari seorang striker adalah mencetak gol, saya merasa itu sudah menjadi tugas saya. Jadi selama saya bermain, saya akan terus mencetak gol untuk tim ini,” tuturnya.

Di lain pihak, kekalahan ini membuat pelatih kepala Borneo FC, Mario Gomez siap melupakan hasil.

“Kami akan terus melanjutkan hidup, kami harus bangkit. Karena setelah ini kami akan menghadapi Kalteng Putra di Shopee Liga 1. Kami akan lupakan hasil ini. Masih sangat mungkin di balas saat kami bermain kandang nanti,” jelasnya.

Mengenai pemainnya yang mendapatkan kartu merah, Gomez mengatakan, “Saya salut dengan pemain, meski kami kehilangan satu pemain, kami terus berjuang dan bermain bagus. Peluang masih ada di Samarinda nanti,” sebutnya.

Laga semifinal kedua antara dua tim ini akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (6/7).