Pontianak | rakyatmedan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memenuhi janjinya hadir di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) untuk memberi semangat kepada kafilah Sumut yang mengikuti Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) XXV, Senin (01/07/2019).

Gubernur menemui kafilah Sumut dan memberikan motivasi, sekaligus tali asih di Restoran Pondok Ale-ale, Pontianak. Hal itu dilakukannya sebagai rangsangan agar kafilah dapat memberikan penampilan yang terbaik dan mengharumkan nama Sumut.

“Kalian patut berbangga karena dari 14,6 juta masyarakat Sumut, kalian yang mewakili 33 Kabupaten/Kota untuk mengikuti seleksi ini,” ujar Edy Rahmayadi.

Dalam kesempatan itu, kepada seluruh kafilah Edy Rahmayadi mengingatkan dua hal, yakni pertama apa yang dilakukan kafilah merupakan ibadah kepada Allah SWT. Kedua, mereka harus berprestasi agar dapat membanggakan Sumut.

“Dua tugas ini yang harus dilakukan. Insya Allah bisa diraih keduanya. Tapi kalau hanya mengejar juara itu salah, sebab ibadah merupakan hal yang harus menjadi prioritas,” harapnya.

Edy Rahmayadi juga menyebutkan, bagi peserta yang dapat meraih prestasi dalam event tersebut, maka Pemprov Sumut akan langsung memberikan apresiasi. Bagi peraih emas akan diberikan santunan sebesar Rp100 juta, peraih perak sebesar Rp75 juta dan peraih perunggu sebesar Rp50 juta.

“Ini merupakan apresiasi yang kita berikan bagi yang juara. Itu sebagai bentuk meningkatkan gairah setelah sekian lama berlatih, tentunya Sumut akan bangga kepada kalian,” ujarnya.

Gubernur juga menyebutkan, Pemprov Sumut akan berupaya menjaring bibit-bibit baru. Sumut harus dikembalikan menjadi habitat bagi qori, qoriah maupun hafiz dan hafizah.

“Sumut ini dulu gudangnya, Insya Allah ke depan kita kembalikan habitatnya Sumatera Utara,” tegasnya.

Untuk itu, Gubernur sudah menekankan kepada Ketua Umum LPTQ Sumut agar secara rutin dapat menggelar Musabaqah Alquran di Sumut, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

“Harapan kita ke depan, Sumut ini harus memiliki tiga lapisan baik qori qoriah juga hafiz dan hafizah. Ini yang harus kita wujudkan, ada lapisan pertama, ke dua hingga ke tiga,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur terlihat makan siang bersama dengan para kafilah, berinteraksi dan berdialog juga berfoto bersama.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut kafilah Sumut, official dan pendamping. Diantaranya, Ketua LPTQ Sumut Fuad Helmi Lubis, Ketua Kafilah Sumut Palit Muda Harahap dan Staf Ahli Pemerintahan Sumut Asren Nasution.

Sebelumnya saat acara pelepasan kontingen Sumut untuk bertanding di STQN XXV, Jumat (14/6) di Medan, Gubernur berjanji akan hadir di Pontianak yang merupakan lokasi penyelenggaraan. Meskipun disibukkan dengan banyak jadwal, Edy Rahmayadi tetap menunaikan janjinya. (rm-06)