Simalungun | rakyatmedan  – Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di kecamatan Gunung Maligas, Simalungun ditetapkan sebagai tersangka kasus video mesum. Polisi juga melakukan penahanan terhadap pasangan bukan suami istri tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua tersangka itu yakni, BH (43) tersangka pria yang bertugas dikantor camat Gunung Maligas, dan LS (41) ASN di Desa Pematang Gajing.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan mengatakan, keduanya ditangkap berawal dari informasi menyebarnya video mesum dan aksi kedua pelaku yang berdurasi sekitar 3 menit ini di masyarakat luas.

“Kedua tersangka diamankan dari tempat kerja mereka. BH dari kantor Camat Gunung Maligas, Jalan Huta II Nagori Bangun, dan LS dari kantor kepala desa di Huta I Pamatang Gajing, Simalungun,” sebut AKBP Marudut, Senin (15/07/2019).

Aksi bejat ini diawali saat BH meminta LS mengambil video mesum mereka menggunakan satu tangan. Dan usai tindakan itu dilakukan, LS mengirimkannya kepada BH sesuai permintaan BH.

Tidak diketahui pasti kapan persisnya video tersebut tersebar ke publik. Namun pihak Polres Pematangsiantar menjelaskan bahwa perbuatan kedua tersangka sudah lama berlangsung.

“Usai memeriksa sejumlah saksi, antara lain istri BH dan suami LS, polisi akhirnya menyimpulkan untuk menahan keduanya di Polres Pematangsiantar tertanggal 13 Juli 2019,”kata Liberty.

Kini ASN tersebut dijerat dengan pasal 34 dan pasal 35 undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi. Dimana tersangka diduga memuat video yang mengandung pornografi.

Atas kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barangbukti berupa 3 unit smartphone milik keduanya dan milik seorang saksi. Kemudian ada flasdiks, baju, jilbab, kasur, spreai, dan bantal.