Medan I rakyatmedan – Ratusan peserta mengikuti sosialisasi sekaligus aksi World Cleanup Day (WCD), di lapangan basket Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab), Jalan Gatot Subroto Medan, Sabtu (20/7/2019).

Ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa Unpab dan siswa-siswi Perguruan Panca Budi tampak sangat antusias mengikuti sosialisasi pengelolaan sampah tersebut .

Rektor Unpab Dr HM Isa Indrawan SE MM saat membuka kegiatan itu menyampaikan, di Panca Budi sudah lama dibangun budaya atau peradaban bersih dan hemat energi.

“Karenanya, diharapkan kepada seluruh mahasiswa Unpab dan siswa Perguruan Panca Budi untuk terus menjaga kebersihan terutama lingkungan sekitar, karena bersih itu berawal dari diri sendiri,” kata rektor.

Leader WCD Sumut, Tiara Ayu Andani mengatakan, Indonesia menjadi partisipan terbesar dengan 3,3 juta orang yang mengikuti kegiatan bersih-bersih program World Cleanup Day atau WCD.

Aksi bersih-bersih terbesar di dunia ini dilakukan serentak 158 negara yang puncaknya pada 21 September 2019.

Momentum ini bertepatan dengan hari perdamaian internasional sehingga diharapkan segala bentuk permusuhan akan hilang dan perdamaian akan tercipta melalui aksi gotong royong.

“Unpab Medan adalah perguruan tinggi pertama yang mendukung aksi WCD di Sumut dan langsung kami ajak kerja sama. Karena itu, Panca Budi akan menjadi ikon Sumut sebagai pendukung pertama gerakan WCD dan akan dijadikan ikon perguruan tinggi yang peduli lingkungan,” katanya.

Disebutkannya Panca Budi sebagai lembaga pendidikan pertama di Sumut yang menggalakkan program budaya bersih, ditunjukan dengan adanya aturan ketat dan denda bagi siapapun yang membuang sampah sembarangan.

Dalam aksi WCD itu, Unpab bersama komunitas Medan Osoji Club (MOC) berkolaborasi melakukan aksi bersih atau gotong royong di lingkungan Unpab dan Perguruan Panca Budi sebagai langkah awal untuk ikut memimpin aksi bersih-bersih terbesar dunia yaitu WCD.

“Tujuan aksi masif World Cleanup Day ini  untuk menciptakan planet yang bebas sampah serta mengedepankan nilai-nilai perdamaian dan cinta lingkungan yang berkelanjutan, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memulai dari hal kecil yaitu mengutip dan  mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” jelas Tiara.

Pimpinan WCD Sumut ini  berharap, sebanyak 3 juta masyarakat Sumut ikut berpartisipasi pada puncak aksi WCD pada 21 September 2019 dan dapat menjadi penyumbang volunteer (relawan) terbesar di pulau Sumatera, juga demi Sumut bersih, bebas banjir dan sampah.

“Panca Budi akan dijadikan salah satu titik lokasi cleanup dan ikut memimpin aksi WCD pada 21 September nanti. Pihak rektorat juga sudah menyatakan support sebesar-besarnya dengan aksi positif ini dan akan memastikan keterlibatan civitas dalam aksi ini dan aksi-aksi lingkungan lainnya,” tutur Tiara.  (rm-04)

TEKS FOTO:
PEDULI LINGKUNGAN
Rektor Unpab Dr HM Isa Indrawan SE MM (keempat kanan) bersama Leader WCD Sumut dan Komunitas MOC saat membuka aksi WCD di lapangan basket kampus Unpab.