Medan | rakyatmedan – Walikota Pematangsiantar Hefriansyah Noor diagendakan untuk diperiksa tim penyidik Polda Sumatera Utara pekan depan. Pemeriksaan terkait operasi tangkap tangan dugaan pungli di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar pekan depan.

“Pemeriksaanya terkait dengan OTT yang dilakukan Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut di Kantor BPKD Pematangsiantar,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja.

Dia mengatakan, pemeriksaan Hefriansyah Noor itu terkait kasus dugaan pungli atau pemotongan 15 persen insentif petugas pemungut pajak di kantor BPKD Kota Pematangsiantar.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan OTT di Kantor BPKD Kota Pematangsiantar, di Jalan Merdeka No 8 Pematangsiantar, Sumut, Kamis (11/07/2019).

Ada tiga orang diamankan yakni tenaga harian lepas BPKD Kota Pematangsiantar Tangi M. D Lumban Tobing, Staf Bidang Pendapatan BPKD Kota Pematangsiantar Lidia Ningsih, dan Bendahara Pengeluaran BPKD Kota Pematangsiantar Erni Zendrato.

Polda Sumut hingga saat ini telah memeriksa 16 orang saksi terkait kasus ini. Pemeriksaan itu guna pengembangan untuk mencari tersangka baru dalam kasus tersebut.

“Tersangka masih dua, masih dilakukan pendalaman,” tuturnya.