Medan | rakyatmedan – Tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus dua orang komplotan pencurian yang kerap disebut dengan komplotan ‘Becak Hantu”. Dua orang yang diamankan ini masing-masing masih berstatus pelajar.

Kedua pelaku yang diamankan tersebut diketahui berinisial DLS (16), dan KM (15) yang merupakan warga Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan. Mereka diketahui ikut turut serta melakukan aksi pencurian bersama komplotan lainnya hingga 26 kali.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan mendapat informasi bahwa ada dua pelaku pencurian merupakan anggota gerombolan becak hantu sedang berada di sebuah rumah temannya yang berada di Desa Selambo Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

“Mendengar informasi tersebut, Tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan langsung bergerak menuju lokasi dan sesampainya di lokasi, polisi langsung menggrebek rumah tersebut. Dimana, kedua pelaku sedang tidur,” jelas Putu, Rabu (31/07/2019).

Putu mengungkapkan, terungkapnya para pelaku yang masih bagian dari komplotan becak hantu ini, berkat CCTV yang di dapatkan di lokasi kejadian. Dimana, dari hasil analisa CCTV tersebut, akhirnya tim berhasil membekuk dua tersangka yang masih remaja itu.

“Dari keduanya kita berhasil mengamankan barangbukti berupa uang tunai Rp16 ribu,” ungkapnya.

Putu juga mengaku saat ini timnya tengah fokus mengejar bos komplotan ‘becak hantu’ yang sudah diketahui identitasnya tersebut.

Dia menjelaskan otak pelaku ini sebagian merekrut anak di bawah umur untuk melakukan aksi pencurian sepeda motor.

“Sementara tersangka lainnya akan kita kejar terus sampai ke ujung dunia,” pungkas Putu.