Medan | rakyatmedan – Sebanyak 60 orang pejabat-pejabat struktural eselon IV di lingkungan Pemko Medan mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Effective Leadership Training For Best Echelon IV di Le Polonia Hotel, Senin (12/08/2019).

Output yang diharapkan dari Diklat ini yakni menciptakan sinergi dan kolaborasi antar pejabat struktural eselon IV dan menjadi laison (penghubung) yang baik bagi pejabat eselon III serta kemampuan mengendalikan pejabat di bawahnya (staf) dalam lingkungan unit kerjanya secara efektif.

Selain itu Diklat yang berlangsung mulai 12-16 Agustus ini, juga sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam kepemimpinan. Dengan demikian pengetahuan dan cakrawala berpikir semakin berkembang serta memberikan motivasi untuk terus bekerja dengan kompak, bersinergi dan berkolaborasi dengan baik guna menghasilkan karya-karya pembangunan pada masa mendatang.

Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Asisten Umum Renward Parapat yang membuka Diklat mengatakan, guna mewujudkan cita-cita Kota Medan menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis sejahtera dan religius, salah satu upaya yang dilakukan selain pengembangan infrastruktur, sarana dan prasarana, juga peningkatan sumber daya aparatur, salah satunya melalui Diklat Effective Leadership Training For Beat Echelon IV ini.

“Saya berharap melalui diklat ini, seluruh peserta benar-benar menjalankan fungsinya dan memiliki kemampuan atau kompetensi yang baik, bukan hanya kompetensi teknis namun juga kompetensi manajerial dan Sosio kultural,” kata Renward.

Kemudian Renward menegaskan, pejabat eselon IV adalah manajer dan pimpinan di lingkup kerjanya masing-masing. Oleh karenanya harus mampu bekerjasama, komunikatif, berfikir kreatif, inovatif serta memanfaatkan teknologi.

“Di samping itu saudara juga harus mampu menjadi penghubung yang baik bagi pejabat eselon III serta mampu mengendalika n serta mengayomi bawahan saudara secara efektif,” pesannya.

Mantan Kadis Perhubungan Kota Medan itu selanjutnya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Diklat sebagai salah satu upaya membudayakan diri sebagai Aparatur pembelajar sehingga dapat terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitas.

“Dengan demikian pejabat eselon IV nantinya memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis serta mampu menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis dan komunikatif dengan mengedepankan tata kelola pekerjaan yang lebih efektif dan efisien,” harapnya.

Sebelumnya, Kabid Pengembangan SDM Saleh Adrian dalam laporannya menjelaskan, diklat berlangsung selama IV hari dengan mendatangkan narasumber dari FISIP Universitas Sumatera Utara (USU).

Adapun materi yang akan berikan di antaranya meliputi relationship building personal performance for leadership, pemecahan masalah dan penanganan konflik esensi kepemimpinan dalam melayani serta grup diskusi dan presentasi grup. (rm-05)