Medan | rakyatmedan – Kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia Komjen Pol Heru Winarko disambut hangat di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Minggu (18/8) sore.

Selain Gubsu Edy Rahmayadi, kedatangan orang nomor satu di lembaga yang menangani masalah narkotika tersebut juga disambut Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Walikota Ir H Akhyar Nasution MSi.

Pertemuan yang dirangkai dengan silaturahmi dan ramah tamah ini digelar dalam rangka membahas permasalahan narkoba di provinsi Sumut termasuk Kota Medan.

Melalui ini diharapkan dapat menguatkan sinergitas dan soliditas antara BNN RI dengan pemerintah provinsi dan seluruh pemkab/pemkot se-Sumut khususnya Kota Medan dalam menanggulangi dan memberantas masalah narkoba secara tuntas.

Selain bersilaturahmi, kedatangan Kepala BNN ke Kota Medan juga sekaligus direncanakan hadir untuk melakukan pencanangan program bersih narkoba ‘Bersinar’ di Jalan Kelambir V, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (19/08/2019).

Dengan ini diharapkan seluruh kawasan di Kota Medan dapat terbebas dari narkoba sehingga Kota Medan menjadi kota yang aman, nyaman dan sehat.

Di hadapan sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut dan Kota Medan yang turut hadir dalam pertemuan tersebut,  Gubsu menyampaikan harapannya agar masalah narkoba di Sumut termasuk Kota Medan dapat segera diatasi dan dientaskan. Terlebih, jelas Gubsu hal ini menyangkut masa depan para generasi muda kedepannya.

“Permasalahan narkoba adalah tanggungjawab kita bersama. Ini menyangkut masa depan para generasi penerus bangsa. Terlebih bahaya narkoba ini bisa mengenai siapa saja dan kapan saja. Oleh karena itu, mari kita pererat sinergitas kita untuk menghadapi permasalahan ini bersama-sama,” kata Gubsu.

Sedangkan Wakil Walikota menyampaikan kedatangan Kepala BNN menjadi langkah dan awal baik untuk berbagi serta berdiskusi mencari solusi terkait permasalahan narkotika di Kota Medan.

Dikatakan Wakil Walikota, narkotika menjadi masalah yang butuh perhatian serius dan komitmen penuh dari semua pihak terkait untuk berperan memberantas hal tersebut. (rm-05)