Medan | rakyatmedan – Pemko Medan mendukung penuh dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif di Kota Medan. Dimana nantinya Pemko Medan akan mendirikan suatu badan untuk dapat menampung para pelaku kreatif yang ada di Kota Medan. Diharapkan dengan terbentuknya badan ini nantinya dapat membuat event-event yang diadakan Pemko Medan akan jauh lebih berwarna lagi kedepannya.

Hal ini disampaikan Plt Kadis Pariwisata Kota Medan Renward Parapat ketika menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Pembahasan Keadaan Be Craft (Badan Ekonomi Kreatif) Kota Medan di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kota Medan, Rabu (21/08/2019).

Renward mengatakan terkait masalah ekonomi kreatif bahwa Pemko Medan melalui OPD yang ada di lingkungan Pemko Medan sudah ada satu bidang yang ada bernama e creatif di Dinas Pariwisata Kota Medan. Ada 16 kegiatan kreatif yang telah dimuat di dalam e-creatif tersebut.

“16 kegiatan kreatif tersebut berupa aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, fashion, desain interior, desain komunikasi visual, seni pertunjukan, film, animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni rupa, dan televisi dan radio,” ucapnya.

Sementara itu, Dinas Perindustrian Kota Medan Zulkifli Sitepu, mendukung secara penuh dalam pembentukan Badan Ekonomi Kreatif ini. Dimana melalui Badan Ekonomi Kreatif dapat dihasilkan melalui budaya-budaya di Kota Medan yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi sehingga yang tadinya tidak ada nilai menjadi memiliki nilai yang sangat tinggi.

Tidak hanya Kadis Perindustrian, Kadis Kebudayaan Kota Medan Ok Zulfi juga mendukung para pelaku kreatif yang ada di Kota Medan ini.

“Saya sangat setuju dengan dibentuk ekonomi kreatif ini. Mereka juga dapat menjual kerajinan yang dihasilkan suatu budaya di Kota Medan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, perwakilan dari pelaku kreatif Kota Medan, Andre meminta kepada Pemko Medan agar dapat memberikan wadah kreatif dengan mendirikan suatu badan bagi pelaku kreatif yang ada di Kota Medan. Dengan mendirikan suatu badan dimana badan tersebut diisi para pelaku kreatif yang ada di Kota Medan.

“Kami datang ke Kantor Dewan karena kami resah terhadap Kota Medan ini. Banyak yang mencaci maki kota ini tetapi sebenarnya banyak yang harus di kembangkan. Apalagi dengan zaman industri 4.0 sehingga Kota Medan harus mampu mengikuti zaman yang kian berkembang,” ujarnya.

Maka dari itu, Ketua Komisi III C DPRD Kota Medan Boydo HK Panjaitan mengungkapkan be craft merupakan badan ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan. Dalam hal ini Pemko medan diminta agar membuat suatu badan ekonomi kreatif supaya bisa mengakomodir kegiatan yang ada di SKPD agar lebih kreatif. (rm-05)