Jakarta | rakyatmedan – Striker Tim Nasional Indonesia, Alberto Goncalves mengatakan bahwa terhentinya pertandingan selama delapan menit membuat dirinya dan tim sempat hilang konsentrasi.

Pertandingan terhenti karena ada oknum suporter yang turun ke area pinggir lapangan dan diikuti insiden lainya. Pada laga ini Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 2-3 pada laga perdana di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (05/09/2019).

Skuat Garuda sempat memimpin lebih dulu lewat dua gol yang dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke 12′ dan 39′.

“Kami sudah fokus dengan pertandingan. Tiba-tiba ada masalah [laga dihentikan], dan itu membuat kami langsung down,” ungkap striker naturalisasi asal Brasil tersebut.

Ketika laga dihentikan karena adanya insiden, pemain Indonesia sempat menenangkan suporter.

“Kami harus membuat mereka tetap tenang. Tapi, kejadian itu malah membuat kami hilang fokus. Ini tidak boleh terjadi lagi seperti ini karena kita kan sama-sama manusia. Hanya berbeda negara. Kita harus menghormati mereka,” tukas Beto.

Sementara, Andritany Ardhiyasa selaku kapten timnas Indonesia mengaku sedih dengan kekalahan yang harus dirasakan. Namun, kejadian di Stadion GBK terasa lebih pilu untuknya.

“Cukup sakit, karena kami kebobolan dua gol terakhir. Sedih pasti, kecewa pasti, tapi hati saya lebih sakit melihat kejadian yang terjadi di stadion. Harusnya, apa pun hasilnya, kita bisa menerima hasilnya. Pastinya kami semua ingin menang, meski hasil tidak berpihak, tapi kita harus menerima. Jujur, sebagai kapten timnas Indonesia, saya sangat sedih, dan kecewa melihat apa yang dilakukan oleh para oknum suporter.”