Palembang | rakyatmedan – Sriwijaya FC masih menyimpan dendam pada PSPS Riau. Itu wajar mengingat klub berjuluk Laskar Wong Kito pernah dipaksa menyerah oleh Askar Bertuah 1-2 pada pekan ke-6 Liga 2 di Stadion Kararuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, 23 Juli lalu.

Padahal saat itu kondisi PSPS sedang tidak menentu. Dimana mereka ditinggal pergi pelatih kepala, Bona Simanjuntak beserta tujuh pemain intinya.

Namun PSPS justru bangkit dan meraih kemenangan perdananya Liga 2 musim 2019 dengan mengalahkan Sriwijaya FC. Karena itu pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi bertekad membalas kekalahan tersebut pada duel pekan ke-19 Liga 2 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (17/09/2019) nanti.

“Ya, target kita di kandang harus menang. Siapapun lawannya kita tidak boleh kehilangan poin. Laga kandang wajib tiga poin tidak terkecuali menghadapi PSPS,” kata Kas, sapaan Kas Hartadi, usai berlatih di Stadion Gelora Sriwijaya, Minggu (15/09/2019).

Meski mengusung ambisi revans, juru taktik asal Solo, Jawa Tengah ini tetap tidak meremehkan tim tamu. Menurutnya, PSPS sudah berubah lebih baik pada putaran kedua.

Sebagai bukti anak asuh Raja Faisal ini berhasil meraih kemenangan pada laga terakhir. Masing-masing didapat atas Blitar Bandung United dengan skor 1-0, kemudian lawan Persita Tangerang 2-1 dan 2-1 kontra Cilegon United.

“PSPS bermain simpel dan taktis, hal inilah yang perlu diwaspadai. Perpaduan pemain lama dan baru sudah terlihat semakin kompak dan ini yang harus kami waspadai lagi,” tambah mantan arsitek Kalteng Putera ini.

Namun sayang Sriwijaya FC tidak bisa tampil penuh. Pemain sayap Monieaga harus absen karena akumulasi kartu.

“Nerius Alom (gelandang) dan Akbar Zakaria (bek) juga berpeluang absen karena cedera. Keduanya hari ini masih latihan terpisah. Kami berharap keduanya cepat pulih hingga bisa dimaksimalkan hadapi PSPS,” tukas dia.