RESMIKAN PATUNG. Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba M.Kes (kiri) dan Ketua Yayasan Sari Mutiara Parlindungan Purba foto bersama Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat dan Konjen India di Medan, Raghu Gururaj usai peresmian pendirian patung perunggu Mahatma Gandhi
RESMIKAN PATUNG Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba M.Kes (kiri) dan Ketua Yayasan Sari Mutiara Parlindungan Purba foto bersama Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat dan Konjen India di Medan, Raghu Gururaj usai peresmian pendirian patung perunggu Mahatma Gandhi

Medan I rakyatmedan – Dubes India untuk Indonesia dan Timor Leste, Pradeep Kumar Rawat dan Konjen India untuk Sumatera di Medan, Raghu Gururaj merayakan hari lahir ke-150 Mahatma Gandhi sekaligus
meresmikan patungnya di kampus Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia.

Peresmian patung tokoh karismatik, insipiratif dan transformatif serta dihormati di seluruh dunia sepanjang sejarah itu disaksikan Parlindungan Purba selaku Ketua Yayasan Sari Mutiara Indonesia, Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba M.Kes, dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof Dian Armanto.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba mengatakan dengan peresmian patung Mahatma Gandhi ini akan menginspirasi civitas akademika di universitas ini.

“Untuk itu kami berterima kasih kepada Konjen India atas dukungan dan kerja sama dengan USM Indonesia dan Mr. Pradeep Kumar Rawat karena berkenan berkunjung ke kampus ini,” kata Rektor Dr Ivan, Kamis (4/10/2019).

Menurut Ivan dengan keberadaan patung Mahatma Gandhi ini juga menjadi simbol harapan masyarakat akan peran perguruan tinggi dalam menciptakan perdamaian, anti kekerasan, visi dan nasionalisme yang dapat dijadikan sebagai filosofi dan prinsip yang diadopsi oleh seluruh universitas, sehingga universitas dapat menjadi agen perdamaian dunia.

Sebagai tokoh spiritual, Ivan berharap dapat memenangkan hati orang lain dengan cara merubah pandangan dan hati mereka, menanamkan anti kekerasan, kebenaran dan cita kasih di dalam segala aspek dengan kekuatan spiritual.

Disebutkan Ivan, USM Indonesia didirikan dengan visi cemerlang, kegigihan, gairah dan kerja keras yang berjuang untuk mimpi pendiri melayani dan menyediakan pendidikan dan kesehatan lebih baik bagi banyak orang.

“Bagi pendirinya Ibu Sauria Sitanggang dan Bapak Drs Washington Purba telah menginspirasi nilai-nilai kebaikan, perdamaian, kesederhanaan, dan cinta kasih, seperti yang telah kita pelajari dari Mahatma Gandhi,” ungkap Ivan yang mengaku bangga karena 3 Duta Besar (Dubes) India telah berkunjung ke USM Indonesia.

Menurut Ivan, salah satu langkah nyata yang dapat dilakukan dalam mewujudkan perdamaian di dunia adalah melalui kolaborasi, persahabatan, dan kesepahaman, sebagaimana yang dilakukan saat ini.

Ketua Yayasan Sari Mutiara Parlindungan Purba dalam kesempatan itu juga memaparkan kehidupan dan filosofi Mahatma Gandhi.

Sementara itu Pradeep Kumar Rawat selaku Duta Besar India untuk Republik Indonesia dan Timor Leste mengatakan, kehidupan, ide-ide dan karya Mahatma Gandhi sangatlah penting untuk semua orang yang menginginkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh umat manusia.

Kata Dubes, walaupun peta politik dunia telah berubah secara dramatis dan skenario ekonomi dan lingkungan sosial telah juga berubah sejak zaman Mahatma Gandhi, tetapi pentingnya isu moral dan etis yang diangkat Gandhi masih tetap penting bagi masa depan umat manusia dan bangsa-bangsa.

“Saya berharap para mahasiswa USM Indonesia bisa terinspirasi oleh hidup dan karya Mahatma Gandhi menuju hidup yang lebih baik dan positif di masa depan,” kata Dubes.

Sedangkan Konjen India, Mr Raghu Gururaj menyebutkan bahwa tahun 2019 merupakan tahun yang penting bagi India dan Indonesia. Sebab, tahun ini menandai dua hal yaitu hari jadi ke-70 hubungan diplomatik antara India dan Indonesia dan juga perayaan hari lahir ke-150 Mahatma Gandhi.

Raghu Gururaj menyebutkan, keistimewaan Mahatma Gandhi bukan saja karena sukses memimpin India meraih kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1947, tetapi juga menginspirasi beberapa pergerakan perjuangan hak azasi manusia dan kebebasan di seluruh dunia.

Raghu Gururaj mengatakan, Mahatma Gandhi telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia melalui kehidupannya yang berdasarkan kebenaran, kesederhanaan dan tanpa kekerasan dan idealismenya.

“Apa yang dilakukan Mahmatma Gandhi tersebut terus menjadi relevan hingga hari ini di seluruh dunia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Duta Besar dan Ketua Yayasan secara bersama juga meresmikan pendirian Patung Perunggu Setengah Badan Mahatma Gandhi yang dihadiahkan Indian Council for Cultural Relations.

Mereka juga membuka pameran foto mengenai kehidupan dan karya Mahatma Gandhi berjudul “Mohan se Mahatma” di Ign Washington Purba Hall, USM Indonesia. (rm -04)

.