Kepala KPw Bl Sumut Wiwiek Sisto Widayat diwakili Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi Ibrahim saat memberikan sambutan pada bedah buku Espresso dan Kelas Penulisan Kreatif di Lantai 9 Gedung BI.
Kepala KPw Bl Sumut Wiwiek Sisto Widayat diwakili Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi Ibrahim saat memberikan sambutan pada bedah buku Espresso dan Kelas Penulisan Kreatif di Lantai 9 Gedung BI.

MedanI rakyatmedan -Perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw Bl Sumut) bedah buku Espresso dan Kelas Penulisan Kreatif di Lantai 9 Gedung BI Jalan Balai Kota Medan, Senin siang (14/10).

“Saat ini perpustakaan BI Sumut memiliki koleksi buku sebanyak 7.300 eksemplar antara lain terdiri koleksi periodical 1.162 eksemplar, berlangganan 9 surat kabar dan 4 majalah,” ungkap Kepala KPw Bl Sumut Wiwiek Sisto Widayat diwakili Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi Ibrahim.

koleksi tersebut kata Irahim, perpustakaan secara rutin juga ditambah dengan publikasi BI terdiri dari buku statistic ekonomi derah, laporan dan buku kajian ekonomi keuangan dan regional serta jurnal-jurnal.

Menurutnya bedah buku ini sebagai sarana promosi perpustakaan KPw BI Sumut. Diharapkan dengan kegiatan ini timbul minat dan rasa ingin tahu para peserta lebih dalam mengenai buku yang akan diulas.

“Dari ketertarikan akan buku kita harapkan peserta selanjutnya secara rutin mengunjungi perpustakaan BI Sumut,” kata Ibrahim

Atas pertimbangan inilah, tambahnya kegiatan bedah buku secara rutin dilaksanakan karena dianggap efektif untuk menarik minat kunjung peserta bedah buku ke perpustakaan.

“Bedah buku ini diharapkan menjadi magnet bagi pengunjung untuk terus datang ke perpustakaan, sehingga masyarakat semakin mengenal keberadaan Perpustakaan KPw BI Sumut,” ujar Ibrahim.

Bedah buku juga katanya sebagai bentuk kepedulian BI untuk mencerdaskan anak bangsa serta dedikasi untuk negeri.

Disebutkannya perpustakaan BI dapat dikunjungi dan melayani masyarakat baik pegawai, mahasiswa, dosen dan lainnya yang telah melakukan kerjasama pemanfaatan fasilitas dengan berbagai universitas.

Pada Agustus lalu, BI juga membedah buku dengan judul Pasar Valuta Asing dan berikutnya bedah akan disesuaikan dengan program perpustakaan yakni membangun literasi baca dan tulis.

Pada even yang digelar ini, Ibrahim
meyakini setiap orang dapat menulis, apalagi sekarang hidup di era tehnologi informasi yang serba mudah sehingga menulis dapat dilakukan dimana dan kapan saja.

Ibrahim menyebutkan, BI melalui program sosialnya telah memberikan 2 unit pojok baca seperti di TK Hang Tuah Belawan dan TK Nur Aisyah Medan dan 17 BI Corner dilengkapi buku-buku dalam Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris kepada perguruan tinggi, SMA dan SMP di wilayah kerja KPw BI Sumut.

Bedah buku dengan nara sumber sekaligus penulis buku Bernard Batubara itu dihadiri para pejabat dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumut dan Medan, Ikatan Penulis dan Pustakawan Sumut dan Medan, Genbi dan perwakilan penerima BI Corner.

Bernard Batubara yang karya lepasnya, mulai dari puisi hingga cerpen banyak beredar di dunia maya.

Penulis yang juga dikenal dengan nama Benz Bara kelelahiran 9 Juli 1989 itu pun membeberkan pandangannya mengenai kesuksesan seorang penulis.

Baginya, penulis sukses itu bukan diukur dari lokasinya. Bukan hanya di Jakarta. Semua penulis, menurutnya, punya kesempatan yang sama untuk sukses dan besar.

Dia memberi tips untuk menjadi penulis sukses meski berasal dari daerah dengan akses terbatas dalam mempublikasikan karya-karya, namun itu bukan menjadi halangan jika mau mau mengubah mindset dengan tekun berkarya dan melek digital.( rm-04)