Medan | rakyatmedan – Sampoerna Retail Community (SRC) merupakan salah satu gerakan yang bisa memudahkan akses bagi para mitranya untuk bisa saling berbagi ilmu bisnis, mendapatkan informasi UKM, serta memudahkan masyarakat untuk mendapat ilmu manajemen tata kelola toko secara baik dan benar.

Demikian disampaikan Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan Damikrot saat menghadiri Gebyar Pengundian “Yuk Belanja ke SRC” Medan-1 di Auditorium RRI, Sabtu (26/10/2019).

Dalam sambutannya, Damikrot mengatakan, sejak kehadiran SRC sejak tahun 2008 hingga tahun 2018 lalu, tercatat bahwa terdapat sekitar 100 ribu mitra SRC yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan Nadura. Ini membuktikan bahwa sebenarnya SRC merupakan salah satu komunitas binaan yang sangat berkembang dan diminati oleh masyarakat.

“Hingga saat ini ada lebih dari 3700 peretail tradisional yang telah tergabung ke dalam Paguyuban SRC Medan-1. Para peretail tradisional ini terus dibina untuk mampu meningkatkan daya saing dengan modern outlet,” jelas Damikrot.

Selain itu ungkap Damikrot, sebagai usaha yang bersifat UKM, SRC selama ini telah memiliki track record yang baik dalam upaya peningkatan sosial ekonomi berbasis kerakyatan dengan masyarakat di sekitar lokasi toko di mana mereka berusaha.

“Hal ini tentu sangat positif dalam upaya untuk bisa bersinergi secara harmonis dengan lingkungan sosial sekitar lokasi usaha, sehingga akan terjalin situasi simbiosis mutualisme dengan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya Damikrot berpesan agar para SRC harus selalu memperhatikan kualitas barang-barang yang diperdagangkan jangan sekalipun menjual barang yang sudah kadaluarsa.

“Kami (Pemko Medan) akan terus mendukung kegiatan ini. Saya harap dengan kebersamaan yang terus di jaga para SRC nantinya dapat terus menstabilkan harga bahan pokok. Saya akan ajak seluruh masyarakat Kota Medan mulai saat ini untuk berbelanja di SRC,” harapnya.

Sementara itu, Manajer PT HM Sampoerna Tbk Nanda Dinawan mengatakan tujuan diadakannya program ini untuk meningkatkan penjualan, omset dan menambah loyalitas konsumen serta mampu meningkatkan daya saing dengan modern outlet.

Selain itu, sebagai usaha yang bersifat UKM serta untuk meningkatkan sosial ekonomi berbasis kerakyatan disekitar toko masing-masing.

“Jadi program YBKS ini adalah salah usaha dari paguyuban untuk mengedukasi para toko SRC ini supaya bisa mempromosikan toko masing-masing yaitu dengan cara mengadakan daya Swadaya masing-masing Rp300.000,-. Kemudian dikumpulkan untuk membelikan hadiah, untuk membiayai acara pengundian, seperti kupon dan sebagainya,” jelasnya. (rm-05(