Medan | rakyatmedan – Ada yang berbeda saat apel pagi di Kantor Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K), Jalan Candi Borobudur Medan, Senin (4/11/2019). Pasalnya, selain memimpin apel, Kadis P2K Albon Sidauruk juga mensosialisasikan penggunaan tumbler (botol air minum isi ulang) kepada seluruh petugas P2K. Pasalnya, saat ini Pemko Medan tengah gencar mensosialisasikan gerakan mengurangi plastik dalam aktifitasi sehari-hari.

Dikatakan Albon, sosialisasi penggunaan tumbler sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemko Medan dalam upaya mengurangi sampah plastik di Kota Medan.

Untuk itu jelas Albon, P2K dan seluruh jajaran pun ikut serta mensukseskan program tersebut dengan mulai menggunakan tumbler di lingkungan P2K bahkan saat bertugas di lapangan.

“Upaya mengurangi sampah plastik yang saat ini tengah gencar disosialisasikan Pemko Medan tentu kita sambut baik. Untuk itu, hari ini kita mulai sosialisasikan ke seluruh jajaran P2K. Dengan harapan, dapat mengedukasi dan memberi pemahaman serta menumbuhkan kesadaran untuk ikut serta berkontribusi mengurangi jumlah sampah plastik di Kota Medan,” kata Albon.

Albon mengungkapkan, langkah ini juga sebagai bentuk ajakan untuk seluruh jajaran agar dapat menyampaikan hal serupa kepada keluarga maupun tetangga. Dengan demikian, sosialisasi ini dapat semakin luas diketahui dan semakin banyak pula masyarakat yang sadar untuk mengurangi penggunaan plastik baik di rumah maupun saat beraktifitas di luar.

“Melalui ini kami berharap semua pihak juga dapat melakukan hal yang sama. Mengurangi penggunaan plastik menjadi bukti nyata dan kontribusi kita pada Kota Medan khususnya dalam hal kebersihan. Oleh karenanya, mulai hari ini Kantor P2K menyediakan air dispenser untuk memudahkan petugas mengisi ulang botol minumnya,” ungkapnya seraya mengisi tumbler miliknya guna mencontohkan kepada seluruh petugas.

Selanjutnya, Albon menyerahkan tumbler kepada petugas P2K yang mengikuti apel. Tampak seluruh petugas menyambut baik hal tersebut. Hal ini terbukti lewat mengisi langsung tumbler milik petugas yang telah dibagikan dengan air yang telah disediakan.

Usai apel, seluruh petugas dari dinas yang memiliki slogan “pantang pulang sebelum padam” ini kemudian melanjutkan aktifitas, tugas dan tanggungjawab mereka. (rm-05)