Medan | rakyatmedan – Guna merancang pembangunan kota yang lebih maju, modern dan efisien perlu adanya inovasi dan kompetensi terhadap unsur-unsur pembangunan daerah termasuk para aparatur sipil negara (ASN). Atas dasar itulah, Pemko Medan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Jaringan Informasi Geospasial Daerah (JIGD) Kota Medan di Swiss Bell Inn Hotel, Jalan Gajah Mada Medan, Selasa (12/11/2019).

Sosialisasi yang dibuka Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kepala Bappeda Irwan Ritonga ini diikuti sebanyak 50 ASN dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.

Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan SDM para ASN terkait geospasial (ketataruangan) agar dapat diimplementasikan guna mendukung pembangunan kota yang efektif dan berkelanjutan.

Dalam sambutan Plt Walikota yang dibacakan, Irwan mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi ini penting digelar untuk mencapai dan mendapatkan simpul jaringan untuk pembangunan kota yang lebih baik. Oleh karenanya dibutuhkan SDM yang kompeten dan mumpuni untuk merumuskan dan merealisasikan rencana tersebut hingga dapat dilakukan secara tepat sehingga bernilai guna dan bermanfaat.

“Sosialisasi ini memberi dan mengajak kita semua untuk memahami, menyadari serta meningkatkan kapasitas diri dalam mendukung tugas dan tanggungjawab dalam bekerja. Hal ini penting kita ketahui sebagai modal dan kekuatan tambahan agar kita lebih mampu untuk berkontribusi dalam menghasilkan kualitas pembangunan kota yang semakin baik di masa mendatang,” kata Irwan.

Selanjutnya, Irwan menuturkan sosialisasi ini sekaligus menjawab tantangan perencanaan pembangunan kota terlebih di era modernisasi pada saat ini. Tujuannya agar Kota Medan mampu bersaing dan menjadi role model bagi pembangunan kota lainnya di Indonesia.

Selain itu menghasilkan data geospasial yang terukur, terintegrasi dan sejalan dengan rencana pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah.

“Tantangan pembangunan kota ke depan semakin dinamis dan tentu butuh kesiapan ilmu serta pengetahuan yang mendalam agar kita tidak ketinggalan. Oleh karenanya kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi dan pelatihan ini dengan serius agar nantinya ilmu yang dapat bisa diimplementasikan dalam mendukung tugas di satuan unit kerja masing-masing,” harapnya.

Sementara, Kabid Fisik dan Tata Ruang Bappeda Kota Medan Fery Ichsan dalam laporannya mengungkapkan sosialisasi dan pelatihan JIGD akan digelar selama tiga hari mulai tanggal 12-14 November mendatang.

Nantinya, para peserta akan menerima sejumlah materi dan berdiskusi dengan narasumber yang dihadirkan dari Badan Informasi Geospasial (BIG) pusat sejak pagi hingga sore hari. (rm-05)