Ijazah Lulusan UMA Memiliki Nomor Nasional

153445

Medan I rakyatmedan – Universitas Medan Area (UMA) berlakukan penomoran ijazah nasional (PIN) bagi lulusannya yang diwisuda pada periode II 2019 di kampus tersebut Jalan Kolam Medan Estate, Sabtu (23/11/2019).

“Khusus wisuda kali ini ijazah para wisudawan telah memiliki Nomor Ijazah Nasional,” kata Prof Dadan Ramdan di hadapan 681 lulusan sarjana dan pascasarjana.

Disebutkannya ijazah, transkrip dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah serta foto copy yang dilegalisir dan ditandatangani siap dibagikan mulai Senin, 25 Nopember 2019.

Dengan sistem PIN ini, seluruh ijazah yang dikeluarkan UMA akan memiliki nomor seri yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa).

Ditambahkan rektor, pada 2019 ini UMA telah melaksanakan kerjasama terbaru dengan sejumlah BUMN dalam kegiatan magang bersertifikat untuk mahasiswa semester akhir. Program ini telah meluluskan 5 orang mahasiswa.

“Kerjasama itu dilakukan untuk memberikan kemudahan agar mahasiswa UMA memiliki pengalaman di dunia kerja sekaligus untuk membuka jalan dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai,” Dadan

UMA, kata rektor, menyadari tantangan ke depan tidak mudah. Dia menyebutkan data statistik tingkat partisipasi angkatan kerja pada Februari 2019 di angka 136 juta orang, atau tumbuh 1,67 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini menurutnya memperlihatkan tingkat yang tinggi di kalangan tenaga kerja Indonesia.

“Namun, dengan segala daya upaya yang sama-sama kita lakukan dan sinergi yang baik diantara kita, tantangan itu dapat menjadi peluang yang positif,” ungkapnya.

Untuk itu, rektor meminta alumni UMA harus mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah. Selain itu alumni juga harus mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.

Rektor berharap alumni yang dihasilkan mampu berpikir inovatif, memiliki sifat kreatif yang berakhlak mulia, serta memiliki kemandirian yang tinggi.

Ini supaya lulusan yang bisa bersaing dan kompetitif serta profesional disamping memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi.

Tema wisuda “Dengan Lingkungan Kampus Sehat UMA Siap Menghasilkan Lulusan yang Peduli Keberlanjutan Lingkungan”,

Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs HM Erwin Siregar MBA menuturkan pihaknya mendukung akselerasi program kerja universitas dengan membangun gedung perkuliahan di Kampus II Jalan Sei Serayu Medan yang saat ini sedang berjalan.

Yayasan juga membangun gedung kuliah bersama di Kampus I dan beberapa laboratorium baru untuk kebutuhan program studi. Di sebelah gedung asrama UMA, yayasan menyediakan lahan kebun percobaan seluas 4 hektar serta juga menyediakan penambahan fasilitas kampus dan sarana olahraga.

Untuk peningkatan mutu SDM, yayasan memproses pengkatan dosen baru sebanyak 50 orang dan tenaga administrasi akademik sebanyak 40 orang pada 2019 ini.

Yayasan juga menyalurkan bantuan biaya pendidikan doktor bagi dosen sebanyak 34 orang. Selain itu menyalurkan biaya penelitian/pengabdian pada masyarakat, termasuk kegiatan publikasi dan seminar internasional.

“Diharapkan kedepan UMA dapat mewujudkan cita-citanya menjadi perguruan tinggi bermutu, berdaya saing dan berskala internasional,” kata Erwin Siregar.

Pada wisuda itu UMA mengumumkan sudah bisa terima mahasiswa program doktor ilmu pertanian yang ditandai penyerahan SK izin pembukaan program doktor (S3) oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Prof Dian Armanto.

Selain itu juga ada penyerahan SK Akreditasi A kepada dua prodi, yakni Magister Agribisnis dan S1 Prodi Komunikasi, dan penyerahan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi. (rm-04)