Medan I rakyatmedan – Di usia ke-67 tahun, Universitas Sumatera Utara (USU) banyak meraih kemajuan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kita berharap USU ke depan mampu mengukuhkan dirinya sebagai perguruan tinggi terkemuka di kawasan Asia,” kata Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MHum pada wisuda 3.044 lulusan di Auditorium USU, Senin (25/11/2019).

Disebutkan Runtung, pada peringkat hasil kinerja penelitian perguruan tinggi yang diumumkan Menristek/Kepala BRIN, misalnya, USU berhasil masuk kategori klaster lembaga penelitian mandiri dan berada pada peringkat 15 dari 47 perguruan tinggi di klaster yang sama. Padahal pada 2016 USU berada di peringkat 51.

“Berarti dalam 3 tahun ini, USU mampu menaikkan peringkatnya secara signifikan sebanyak 36 peringkat,” kata Runtung

Prestasi tersebut, kata rektor, berkat kerja keras seluruh unsur pimpinan, baik di tingkat rektorat maupun dekanat, para dosen, dan mahasiswa.

“Prestasi itu telah mampu membuat kita semua tersenyum dan berbangga menjadi bagian dari keluarga besar USU,” kata rektor.

Meskipun telah banyak prestasi yang diukir hingga pada 2019, kata Prof Runtung, tidak menghentikan langkah terus bekerja keras meningkatkan kualitas pendidikan dan kelembagaan di tengah masyarakat.

Pembenahan terus dilakukan dalam berbagai bidang untuk mengejar ketertinggalannya dari perguruan tinggi terkemuka di Pulau Jawa.

Dia juga menyebutkan, pada 16 Agustus 2019 lalu, USU telah mencatat sejarah baru dalam daftar pemeringkatan tahunan perguruan tinggi yang dilakukan Kemenristekdikti.

USU berhasil masuk dalam Klaster 1 Perguruan Tinggi di Indonesia dan duduk di peringkat 13. Posisi ini naik 2 peringkat dari tahun sebelumnya di 2018 yang menduduki peringkat ke 15.

“Apa yang telah didapatkan USU ini merupakan sebuah lompatan jauh bila dilihat kembali ke belakang, di mana pada 2015 kita hanya ada di peringkat 38,” katanya.

Dijelaskan Runtung pada 2016 USU duduk di peringkat 29, dan terus melompat ke peringkat 19 pada 2017. Dengan demikian, USU telah naik sebanyak 25 peringkat dalam 4 tahun terakhir ini,” kata Runtung seraya berharap tahun depan, dengan kerja keras bersama, USU mampu masuk dalam peringkat 10 besar.

Prestasi membanggakan juga berhasil diraih USU melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM).

Dari hasil Kinerja Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi pada 2019 yang baru saja diumumkan pada November ini, USU berhasil menduduki peringkat 7, atau mengalami kenaikan hingga 45 peringkat dari tahun 2016 yang hanya berada pada peringkat ke-52.

“Ini sebuah kabar yang sangat menggembirakan dan diharapkan mampu memotivasi para dosen, peneliti dan guru besar yang ada di lingkungan USU, untuk meningkatkan produktivitasnya, ” katanya.

Hingga saat ini USU telah memiliki 156 prodi, meningkat signifikan dari 2017 yang hanya 46 prodi dan 23 prodi di 2016.

Dikatakannya sampai menjelang akhir 2019 ini, jumlah program studi di USU yang telah mendapatkan akreditasi A berjumlah 69 prodi, dari sebelumnya di 2018 yang hanya berjumlah 63 prodi. Sementara yang mendapatkan akreditasi B sebanyak 80 prodi,” ungkap rektor.

Adapun 3.044 yang diwisuda selama dua hari itu (25-26 November) itu, terdiri dari Program Doktor 26 orang, Program Magister 499 orang, Program Magister dan Pendidikan Dokter Spesialis 10 Orang, Program Pendidikan Dokter Spesialis 29 orang, Program Dokter Jenjang Magister 47 orang, Pendidikan Profesi 314 orang. Kemudian, Program Sarjana 1.985 orang dan program Diploma 134 orang.

“Dengan demikian total jumlah lulusan USU saat ini sebanyak 215.569 orang,” tutur Runtung.

Hadir dalam acara wisuda itu, Ketua dan Anggota Majelis Wali Amanat (MWA), civitas USU dan pimpinan perguruan tinggi, instansi pemerintah dan swasta serta para mitra kerjasama USU. ( rm-04)