Medan | rakyatmedan – Pemko Palembang sangat tertarik untuk mempelari lebih jauh pengoperasian sistem kendali lalu-lintas kendaraan atau yang lazim disebut Area Traffic Control System (ATCS), terutama penggunaan Closed Circuit Television (CCTV) di Kota Medan dalam upaya mendukung pengaturan kelancaran arus lalu lintas. Selain lebih dulu menggunakan ATCS mulai sejak tahun 2012, Kota Medan juga telah memasang seratusan CCTV di persimpangan jalan.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda ketika mengunjungi Balai Kota Medan bersama sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemko Palembang, Selasa (26/11/2019).

Dia berharap, Pemko Medan melalui OPD terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan secara rinci terkait pengoperasian ATCS, terutama penggunaan arus lalu lintas tersebut.

Kedatangan Wakil Walikota Palembang beserta sejumlah pimpinan OPD diterima langsung Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan Ir Akhyar nasution MSi didampingi Kepala Bappeda Kota Medan Irwan Ritonga, Kadis Perhubungan Iswar Lubis beserta Kabag Humas Setdako Medan Arrahman Pane.

Dalam ucapan selamat datangnya, Akhyar mengucapkan terima kasih karena telah memilih Pemko Medan sebagai tempat untuk melaksanakan kunjungan kerja.

Akhyar mengungkapkan, mobilitas lalu lintas di Kota Medan sangat tinggi. Apabila tidak disikapi dan dilakukan langkah-langkah antisipasi, jelas Akhyar, diprediksi tahun 2024, arus lalu lintas di Kota Medan akan deadlock. Oleh karenanya Pemko Medan melalui OPD terkait yakni Dinas Perhubungan Kota Medan terus melakukan manajemen rekayasa lalu lintas.

Selain itu tambah Akhyar, Pemko Medan juga akan mengkonversi angkutan kota menjadi bus serta rencana pengadaan LRT.

Di samping itu dalam waktu tidak lama lagi, rel kereta api layang segera dioperasikan sehingga mendukung upaya untuk mengurai kemacetan. Sebab, tidak sedikit jalan inti di Kota Medan dilintasi rel kereta api sehingga berdampak dengan kelancaran arus lalu lintas. (rm-05)