Rombongan LLDikti Wilayah II Palembang foto bersama usai diulosi LLDikti Wilayah II Sumut
Rombongan LLDikti Wilayah II Palembang foto bersama usai diulosi LLDikti Wilayah II Sumut

Medan I rakyatmedan – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut mendapatkan kunjungan kerja untuk studi banding dari LLDIKTI Wilayah II Palembang, Kamis (28/11/2019).

Pada kunjungan tersebut rombongan disambut Sekretaris LLDikti Wilayah I Sumut Dr Mahriyuni MHum didampingi Kabag Umum Heriyanto SSos MSi, Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Drs Sulhan Lubis, Kabag Kelembagaan dan Sistem Informasi Dra Faizah bt Johan Alamsyah MSi, Kasubag Hukum Kepegawaian dan Tatalaksana Azhar SH MH, Kasubbag Tata Usaha dan Barang Milik Negara Nurcahaya SE MSi serta staf dan pegawai di lingkungan LLDikti Wilayah I.

Sedangkan rombongan tamu berjumlah 25 orang itu dipimpin Sekretaris LLDikti II Palembang Dr Nuril Furkan MPd.

“Kami berkunjung ke LLDikti I untuk silaturahim dan memperkuat kelembagaan yang kita miliki satu sama lain agar bisa saling share supaya kinerja semakin meningkat,” ungkap Sekretaris LLDikti II Dr Nuril Furkan MPd.

Menurutnya, langkah itu dilakukan agar pelayanan LLDikti Wilayah II semakin baik ke depannya.

Pada kunjungan itu, Nuril Furkan memuji capaian program dan daya serap anggaran di LLDikti Wilayah I Sumut yang dipimpin Prof Dian Armanto, cukup tinggi.

Untuk itu, pihaknya ingin mempelajari langkah-langkah atau trik yang dilakukan LLDikti Wilayah I Sumut.

“Tak ada persoalan bagi kami belajar kemana saja. Kalau ada unggulan yang lebih bagus, kenapa tidak belajar,” tukasnya.

Nuril Furkan mengaku senang dengan penyambutan yang mereka terima dari LLDikti Sumut. Apalagi dalam dialog berlangsung cukup terbuka terkait hal-hal yang harus dilakukan.

Menurutnya, ada hal yang memang sama dilakukan dengan LLDikti Sumut dan tinggal diperkuat. Selain itu pihaknya juga memacu capaian yang sudah dan akan dilakukan ke depan.

Dari studi banding ini LLDikti Palembang berharap bisa mengambil point dari diskusi dan dialog dalam kunjungan itu.

“Kami ingin tahu apa yang jadi hal menonjol sehingga LLDikti Wilayah I ini dari aspek daya serap anggarannya bisa maksimal sehingga mendapat apresiasi dari Kemenristekdikti,” akunya.

Dia melihat pertemuan ini sangat luar biasa karena ada rasa kekeluargaan dan persaudaran sehingga tidak ada saling egoistik terhadap kelembagaan.

Menanggapi pujian dilontarkan LLDikti Palembang tersebut, Mahriyuni mengungkapkan, pada 2018, LLDikti Wilayah I mendapat penghargaan atas raihan prestasi serapan anggaran terbaik, baik dana maupun fisik melalui berbagai program kerja dan kegiatan.

Mahriyuni menuturkan, selama setahun ini, pada 2019 sebanyak tiga kali triwulan LLDikti Wilayah I Sumut selalu rangking 1 atau 2.

“Dasar itulah yang jadi rujukan mereka kesini,” ujarnya.

Disebutkannya, yang dilakukan LLDikti Sumut untuk meraih capaian itu yakni pertama, terkait dengan kebutuhan program kerja berbasis pada kebutuhan stakeholder dan PK (perjanjian kinerja).

Kedua, melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan melalui SPI. Ketiga, melakukan evaluasi terkait teknis di lapangan dalam bentuk rapat-rapat yang digelar rutin.

Keempat, melakukan penjadwalan yang diatur dalam bentuk perencanan untuk memastikan serapan itu memang sesuai standar Dikti.

“Sehingga pada akhir tahun kita berharap 100 persen bisa penuhi serapan anggaran di triwulan empat,” ucapnya.

Mahriyuni juga menuturkan, ada beberapa kesamaan dalam mengatasi permasalahan yang dilakukan antara LLDikti Wilayah 1 dan II, misalnya terkait pemberian rekomendasi.

“Demikian juga hal berkaitan kegiatan dalam bentuk bimtek (bimbingan teknis) dan sebagainya, ternyata kita banyak kesamaan,” katanya.

Mahriyuni mengakui LLDikti Wilayah I juga akan belajar dari LLDikti Wilayah II, seperti melibatkan tenaga ahli yang langsung bisa diikutsertakan dalam kegiatan di lapangan.

“Selama ini kami tak pernah libatkan tenaga ahli di lapangan. Itu juga jadi masukan bagi kami,” ujarnya.

Pada pertemuan itu Sekretaris LLDikti 1 mengulosi Sekretaris LLDikti Ii dan dirangkai dengan saling tukar pemberian cinderamata. (rm-04)