Manila | rakyatmedan – Setelah memastikan tiket semifinal, pemain-pemain Indonesia langsung berlatih dan fokus ke pertandingan melawan Myanmar di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sabtu (07/12/2019). Semua pemain dalam kondisi bugar dan siap bertempur untuk memastikan tempat di partai final.

Para pemain memulai sesi latihan di Stadion Rizal Memorial sekitar pukul 7.00 pagi. Diawali pemanasan statis, tim polesan pelatih Indra Sjafri ini joging bersama keliling lapangan yang dilanjutkan dengan latihan pasing-pasing bola. Setelah itu Indra membagi pemainnya untuk latihan taktik dan strategi permainan.

Menjelang akhir sesi latihan, Indra juga memberi menu latihan tendangan penalti kepada beberapa pemain bersama dua penjaga gawang, yakni Nadeo Arga Winata dan Muhammad Riyandi.

“Ya kita siapkan segalanya untuk pertandingan semifinal. Myanmar bukan lawan yang mudah, namun kita punya keyakinan untuk bisa mengalahkan mereka,” kata Indra.

Menurut Indra, semua pemain dalam kondisi siap dan prima, meski baru saja menjalani laga terakhir penyisihan grup B pada Kamis kemarin. Ditambahkan, tim dokter dan Fisio bekerja dengan baik, sehingga pemulihan pemain juga bisa dilakukan dengan baik pula.

Manajer tim Indonesia, Sumardji ikut membakar semangat para pemain. Sumardji mengajak para pemain untuk berjuang dan bermain habis-habisan demi meraih tiket final.

“Kita semua akan tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia, jika bisa tampil di final dan juara. Inilah legacy yang harus kita wujudkan,” kata Sumardji.

Indonesia tampil di semifinal dengan status sebagai runner-up grup B dengan nilai 12 dari hasil empat kali menang dan satu kali kalah. Juara grup B ditempati Vietnam dengan nilai 13 dari empat kali menang dan sekali imbang.

Sementara Myanmar yang menjadi lawan Indonesia merupakan peringkat pertama Grup A. Adapun posisi runner up grup A diambil Kamboja, yang akan menghadapi Vietnam di partai final.