Awal 2020, USU Terima 6 Sertifikat Paten dari DJKI

779010

Medan I rakyatmedan -Di awal 2020 ini, Universitas Sumatera Utara (USU) semakin menunjukkan diri sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang membanggakan.

“Kita baru saja mendapat berita yang sangat membanggakan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum dan HAM yakni diterbitkannya 6 Sertifikat Paten Dosen USU (Patent Granted),” kata Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MHum, Selasa (28/1/2020).

Disebutkan Runtung, perolehan 6 sertifikat paten dosen USU itu menyusul capaian penambahan 6 Profesor (Guru Besar) di awal Januari 2020.

“Dengan diterbitkannya 6 sertifikat paten tersebut saat ini USU telah memiliki 74 sertifikat paten termasuk 3 paten internasional,” kata Runtung

Rektor mengatakan, berdasarkan laporan dari Ketua Lembaga Penelitian USU Prof Dr Erman Munir, masih ada 9 permohonan Paten USU  yang telah disetujui Direktorat Jenderal Kekayaan dan tinggal menunggu penerbitan Sertifikat Patennya.

“Ini prestasi luar biasa dari Lembaga Penelitian USU. Prestasi ini sangat membanggakan dan membuat USU semakin mantap sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di tanah air,” tambah rektor.

Keenam sertifikat Paten Dosen USU (Patent Granted) itu yakni Metode untuk menentukan pupuk organik palsu yang dijual di masyarakat dengan inventor Prof Ir T Sabrina M Agr Sc PhD.

Kemudian Ekstrak rimpang temu mangga (Crucuma Mangga Val.) sebagai Imunomodulator dengan inventor Yuandani S Farm MSi PhD, Sri Yuliasmi SFarm MSi Apt dan Denny Satri SFarm MSi Apt.

Daftar sertifikat lainnya berjudul
Metode pembuatan ekstrak kerang umbi singkong sebagai media pertumbuhan jamur dengan inventor Popi Patilaya SSi MSc Apt dan Atika Firmasyah

Produk inovasi lainnya yakni Ekstrak daun poguntano (PICRIA FEL-TERRAE LOUR) yang menyebabkan efek teratogenik pada kondisi kehamilan yang inventornya dilakukan Prof Dr Urip Harahap Apt,, Yuandani S Farm, Marianne S.Si MSi Apt dan Lia Laila SFarm M.Sc Apt.

Selanjutnya inovasi berjudul Ekstrak daun Afrika (vernonia amygladina delile.) ssbagai penghambat pertumbuhan sel kanker payudara dengan tim inventor Dr. Poppy Anjelisa, Zaitun Hasibuan M.Si Apt, Prof. Dr,Urip Harahap Apt, Dr. Panal Sitorus MSi Apt. Denny Satria S Farm MSi Apt dan Dian Fachrunrisa S Farm. Apt

Inovasi keenam tentang Sediaan ekstrak rimpang temu giring (Curcuma Heyneana) sebagai obat penyakit tukak lambung oleh inventor Dadang Irfan Husori S.Si MSc Apt (rm -04)