Gubsu Tinjau UNBK: Liburkan Sekolah Dikhawatirkan Siswa Malah Berkeliaran

92315

Medan I rakyatmedan – Mewabahnya virus Covid-19 juga menimbulkan kecemasan bagi masyarakat Sumatera Utara( Sumut).

Namun meskipun sejumlah sekolah dan kampus di beberapa kota di Indonesia meliburkan siswa dan mahasiswanya sebagai bentuk pencegahan penularan virus yang ditakutkan itu, tidak halnya dengan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara ( Pemrovsu) yang belum meliburkan sekolah terkait virus covid 19 tersebut.

Menurut Gubsu Edy Rahmayadi,
terkait pandemi global Covid-19 untuk kondisi Sumut saat ini, sekolah belum diliburkan.

“Saya harap kita tetap waspada tetapi jangan panik berlebihan. Nanti kita akan rapat untuk membicarakan tindakan berikutnya,” kata Gubsu di sela
peninjauannya pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 7 Jalan STM Medan, Senin (16/3/2020).

Menurut Gubsu, untuk saat ini sekolah belum diliburkan. Dikhawatirkan nantinya para siswa malah berkeliaran dan jalan-jalan.

“Kita khawatir apabila sekolah diliburkan justeru nantinya digunakan para siswa itu untuk jalan-jalan,” kata Gubsu.

Pada pemantauan UNBK di hari pertama yang diikuti sebanyak 92.158 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumut berjalan lancar dan aman.

Dia juga merinci dari 92.168 peserta UN itu terdiri peserta Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) 422 siswa dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 91.746 siswa.

Sedangkan jumlah sekolah yang mengikuti UN sebanyak 956 dengan rincian UNKP 17 dan UNBK 939 sekolah .

Pada peninjauan UNBK itu, Gubsu didampingi Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Arsyad Lubis.

Sebelum ujian berlangsung, Gubsu dengan senyap memperhatikan para siswa yang sedang memasukkan data diri di masing- masing komputer.

Edy Rahmayadi bersyukur pelaksanaan UN di hari pertama berlangsung lancar. Dirinya berharap situasi seperti ini akan terlaksana hingga hari terakhir pada Kamis (19/3/2020).

Tidak hanya meninjau pelaksanaan UN, pada kesempatan itu Edy juga memperhatikan sarana dan prasarana sekolah yang dikunjungi.

Menurutnya, banyak fasilitas yang perlu ditingkatkan untuk menunjang kenyamanan belajar para siswa.

Di SMKN 7, Gubsu dan rombongan disambut Kepala Sekolah Asli Sembiring dan para guru.

Usai melihat-lihat kelas pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut, Kepsek Asli Sembiring melaporkan jumlah peserta yang diikuti sebanyak 619 siswa.

Asli Sembiring mengaku semua kondisi komputer sudah dicek dan diharapkan berjalan lancar. Untuk gelombang pertama ini diaebutkannya semua siswa hadir mengikuti ujian.

Sedangkan di SMK Parulian 3, Edy Rahmayadi dan rombongan disambut Kepala Sekolah Onny Sinaga dan para guru.

Onny menyampaikan ada sebanyak 77 siswa yang mengikuti UNBK di sekolah tersebut dan berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Arsyad Lubis menjelaskan dari 92.158 siswa SMK yang mengikut UN di Sumut masih terdapat sekolah yang melaksanakan UNKP

“Sekolah yang masih melaksanakan UNKP sebanyak 17 itu terdapat di Nias Selatan. Hal ini dikarenakan kondisi geografis di daerah tersebut yang menyulitkan untuk memperoleh sinyal internet serta kendala listrik dan keterbatasan komputer,” terang Arsyad. ( rm-04)