Perubahan Nama STIE Mahkota Tricom Unggul Penuhi Kebutuhan Pendidikan Masyarakat

256951

Medan I rakyatmedan-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tricom berubah nama menjadi STIE Mahkota Tricom Unggul.

“Dengan perubahan nama yang resminya sejak Februari 2020 itu kita harapkan membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Kota Medan,” kata Ketua STIE Mahkota Tricom Unggul, Prof Zulkarnain Lubis, Kamis (9/4/2020).

Disebutkannya dengan perubahan ini sebelumnya dilakukan perubahan management, struktur, program studi hingga kurikulum.

Perubahan nama itu, katanya seiring dengan perubahan yang terjadi di perguruan tinggi tersebut baik menyangkut visi, semangat maupun harapan baru.

” STIE Mahkota Tricom Unggul itu kita singkat MTU akan lebih ‘greget’ dan berkembang dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat di Indonesia saat ini dan ke depannya dengan menghasilkan lulusan berkualitas dan berkarakter,” ucap Prof Zul.

Prof Zul, sapaan akrabnya ini menambahkan, mainset MTU secara keseluruhan sejak september tahun lalu telah diarah dengan icon baru yaitu BESTWAY.

“Itu adalah singkatan dari Brilian, Emphaty, Sprititual, Trustworhty, Wise, Accountable, Yumpie, yang diharapkan menjadi ciri khas branding yang ditampilkan Mahkota Tricom Unggul,” sebutnya.

Selain itu, perubahan program juga dilakukan, baik itu penambahan program studi, peningkatan sarana dan prasarana, kualitas tenaga pengajar atau dosen, menjadi prioritas utama dalam perubahan tersebut.

“Alhamdulillah, dalam mendukung terwujudnya perubahan program itu didukung penuh oleh pihak Yayasan Pendidikan Mahkota Tricom dengan membantu kelengkapan prasarana dan sarana pendidikan melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Mahkota Group,” ucap Prof Zul.

Bantuan dana pendidikan yang disalurkan Mahkota Group senilai Rp 100 juta itu diperuntukkan untuk kelengkapan mobiler dan komputerisasi dalam menunjang kecanggihan teknologi informasi bagi mahasiswa.

Hadirnya sarana dan prasarana yang canggih, sebut Prof Zul, akan mendukung perubahan kurikulum yang telah siap dan mulai diterapkan semester ini.

“Setiap mahasiswa akan mampu mengoperasikan sekaligus memahami dan membiasakan diri dengan sarana teknologi digital,” katanya.

Tak hanya itu, mahasiswa STIE MTU akan diberikan kesempatan mencicipi pengalaman berinteraksi dan membiasakan diri hidup di luar negeri.

“Para mahasiswa akan diberikan pendidikan bahasa asing. Namun saat ini baru bahasa Inggris yang diberikan untuk menunjang mereka menginternasional,” ucapnya.

Seiring dengan berkembangnya era digitalisasi juga mendorong STIE MTU untuk melakukan perubahan dalam penerimaan mahasiswa baru.

“Kita juga telah menerapkan sistem pendaftaran secara online melalui laman http://gg.gg.pendaftaranTRICOM, sehingga memudahkan masyarakat mendaftarkan diri sekaligus mengetahui berbagai informasi kampus,” cetus Prof Zul.

Pendaftaran secara online, katanya, juga untuk antisipasi dan ikut mencegah penularan virus Corona atau Covid – 19 yang akhir-akhir ini melanda seluruh tanah air. ( rm-04)