Ekonomi Sumut Tumbuh 4,65 Persen di Triwulan I 2020

41574

Medan I rakyatmedan-Pada triwulan I 2020 ekonomi Sumatera Utara (Sumut) tumbuh 4,65%.

“Pertumbuha ini turun dibanding triwulan I 2019 yang mencapai 5,31%,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi, Selasa (5/5/2020)

Disebutkannya berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2020 pertumbuhan ekonomi Sumut mencapai Rp 207,27 triliun turun 0,94% dari triwulan I 2019 yang mencapai Rp 207,42 triliun.

Suhaimi menjelaskan, ada tiga lapangan usaha utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi triwulan I 2020 ini.

Data tertinggi lapangan usaha Informasi dan komunikasi mencapai 9,97% diikuti Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 9,05%.

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 8,00% dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 6,61%.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumut triwulan I-2020, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,49%. Diikuti Perdagangan Besar Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 1,08%. dan Konstruksi 0,52%.

Struktur perekonomian Sumut triwulan I-2020 kata Suhaini didominasi empat lapangan usaha utama, yaitu Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (21,17%).

Selain itu, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (19,04%); Industri Pengolahan (18,66%); dan Konstruksi (13,67%). Peranan keempat lapangan usaha tersebut mencapai 72,54% terhadap total PDRB Sumatera Utara (Sumut).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan I-2020 terhadap triwulan I-2019 atau YoY (year-on-year) ada beberapa komponen yang mengalami pertumbuhan positif. Tetapi ada pula komponen yang mengalami kontraksi.

Pertumbuhan tertinggi dicapai Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 7,98%; diikuti Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) 4,73% dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa -5,95%.

Dijelaskannya bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi triwulan I-2020, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tertinggi, yakni 2,42%, diikuti Komponen PMTB 2,38% dan sumber pertumbuhan ekonomi dari komponen lainnya sebesar -0,15 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Sumut triwulan I-2020 terhadap triwulan IV-2019 (q-to-q) mengalami kontraksi menjadi sebesar -0,94%.

Hal ini disebabkan kontraksi pertumbuhan pada beberapa lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami kontraksi yaitu Konstruksi 4,16%; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 3,50%; Industri Pengolahan sebesar 2,47%; dan Jasa Perusahaan 1,76%.

Menurutnya kontraksi pertumbuhan ekonomi Sumut ini juga disebabkan pertumbuhan negatif yang terjadi hampir di seluruh komponen PDRB pengeluaran.

Di mana komponen yang mengalami kontraksi yaitu Komponen Impor Barang dan Jasa 28,60%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa 21,50%; Komponen PK-P 11,61%; Komponen PMTB 2,59%, dan Komponen PKRT 0,18%. Sedangkan Komponen PK-LNPRT tumbuh sebesar 0,79%. ( rm-04)